USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Hypnoconseling: Melawan Candu 2

diupdate: 9 tahun yang lalu


Sabtu (16/12) Program Studi (Prodi) Bimbingan dan Konseling (BK) USD kembali mengadakan acara Hypnoconseling yang dilaksanakan di Ruang Laboratorium BK USD Kampus III Paingan. Peserta yang mengikuti kegiatan Hypnoconseling ini berasal dari berbagai kalangan umum seperti pelajar SMA, mahasiswa S1 maupun S2. Peserta yang mengikuti kegiatan ini sangat antusias, mereka ingin dan berharap rasa candu yang sering tertanam dibenak meraka bisa dikurangi dan ingin mereka hilangkan. Hypnoconseling  merupakan salah satu mata kuliah pilihan yang ada di Prodi BK USD. Di tahun ke-3 ini mahasiswa BK USD angkatan 2014 yang mengambil mata kuliah pilihan bertanggung jawab untuk melanjutkan kegiatan hypnoconseling dengan melanjutkan “Melawan Candu 2” tema yang diambil  pada  tahun ini.
Proses sebelum di Hypnoconseling yaitu dengan cara asessment (menggali data diri peserta) lalu proses selanjutnya kita memberikan beberapa teknik untuk mengukur tingkat sugestibilitasnya, misalkan sugestibilitasnya tinggi maka menggunakan teknik induksi (proses untuk membawa konseli/klien untuk ke gelombang delta), deepening (membawa kealam bawah sadar yang lebih dalam lagi), lalu memberikan hal-hal yang positif, selanjutnya terminasi (menyadarkan kembali konseli/klien) dan terakhir evaluasi pada diri konseli/klien.
“Dengan kegiatan seperti ini peserta mampu mengurangi dan menghilangkan kecanduannya, untuk kegiatan selanjutnya semoga tetap berlanjut di tahun depan lebih mantap lagi dan pemecahan masalah lebih lengkap lagi.” ungkap Talis selaku ketua panitia.
Hypnoconseling ini berasal dari kata hpyno dan conseling yang artinya membuat sebuah suatu situasi konseli (klien) merasa nyaman dan rileks sehingga ia mampu mengungkapkan permasalahan yang dialaminya dibantu dengan proses atau kondisi supaya tepat sasaran.
“Ada beberapa kasus yang belum ditangani pada melawan candu 1 seperti hal kecanduan film porno, kecanduan gadget, kecanduan game online, kecanduan rokok, kecanduan alkohol, kecanduan dugem, korean wave, kecanduan shopping, kecanduan judi online, kecanduan kopi dan sebagainya. Acara ini juga bertujuan agar mahasiswa BK mampu membumikan teori yang sudah dipelajarinya serta merealisasikan dan mampu mengkombinasikan teori dan praktek. Semoga acara ini dapat dilanjutkan ke depannya dengan topik yang berbeda.“ ungkap Andreas Rian Nugroho, M.Pd. selaku dosen prodi BK. “Mengikuti acara ini sangat perlu, supaya terlepas dari kecanduan. Saya berharap setelah mengikuti ini yang awalnya iseng tapi keisengan itu bisa mengubah pola saya dalam bermain smartphone.” ungkap Brigita ketika ditemui setelah melakukan hypnoconseling.

(CPBS & CBEIS)

  kembali