Kamis, 30 November 2017 Campus Ministry USD megadakan Misa Akhir Semester Gasal Tahun Akademik 2017/2018 dengan tema “Bersama Tuhan Menebarkan Pengharapan”. Tema ini diambil dengan salah satu alasan yaitu karena bertepatan dengan Pesta St. Andreas Rasul. Sivitas akademika USD juga memohon rahmat kepada Allah untuk terus setia mengikuti Yesus, Sang Guru, sehingga dapat memberikan layanan pendidikan yang unggul. Selain itu misa ini juga dipersembahkan untuk memohon kelancaran dalam menyambut ujian akhir semester bagi seluruh mahasiswa USD.
Misa yang juga diadakan dalam rangka memperingati Dies Natalis USD ke-62 ini dipimpin oleh Romo P. Bambang Irawan, SJ, S.S., S.TD, dimulai pada pukul 12.00 WIB di Kapel St. Robertus Bellarminus USD dan dihadiri oleh mahasiswa, dosen, serta karyawan USD. Dalam homilinya, Romo Bambang yang juga merupakan salah satu dosen dari Fakultas Teologi ini mengkorelasikan kehidupan dan teladan St. Andreas dengan kehidupan perkuliahan mahasiswa. Ada tiga hal yang menjadi perhatian beliau.
Hal yang pertama adalah nama St. Andreas yang merupakan nama dari bahasa Yunani, sedangkan nama kakaknya, Simon, merupakan nama yang diambil dari bahasa Yahudi. St. Andreas memberikan teladan bahwa dia hidup dari keluarga yang memiliki etnik berbeda, sama halnya dengan kehidupan mahasiswa USD yang hidup saling berdampingan walaupun berbeda etnik. Hal kedua yang dapat diteladani dari St. Andreas yakni karakternya yang selalu mencari kebaikan, sama seperti mahasiswa yang dituntut harus mencari ilmu sehingga melalui ilmu tersebut dapat mendatangkan suatu kebijaksaan dalam berpikir dan bertindak.
Hal terakhir yang bisa dicontoh dari hidup St. Andreas yang sebagai nelayan. Romo Bambang menekankan bahwa profesi nelayan adalah profesi yang komunal dan membutuhkan banyak pekerja dan kerja sama. Maka tidak mungkin bagi nelayan untuk pergi ke laut sendirian. Filosofi tersebut serupa dengan mahasiswa yang menimba ilmu di USD. Tak akan mungkin seorang mahasiswa dapat mengarungi kehidupan perkuliahan tanpa teman-teman, dosen, serta seluruh komunitas yang ada di kampus. Maka dari itu beliau mengingatkan supaya kita memiliki jiwa persaudaraan sehingga dapat menebarkan pengharapan bagi sesama.
(LJWJ & MCMKS)




