USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Sastra Indonesia USD Adakan Hari Ilmiah Mahasiswa

diupdate: 9 tahun yang lalu


Selasa (21/11), Program Studi Sastra Indonesia Universitas Sanata Dharma (USD) mengadakan Hari Ilmiah Mahasiswa. Acara ini diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Sastra Indonesia USD di Ruang Koendjono Gedung Pusat Kampus II USD. Pada hari ilmiah kali ini, panitia mendatangkan lima pembicara, dua di antaranya adalah dosen Sastra Indonesia USD; Dra. Fransisca Tjandrasih Adji, M.Hum. dan Sony Christian Sudarsono, S.S., M.A., sedangkan tiga lainnya adalah mahasiswa Sastra Indonesia USD; Lorensius Eka Setiawan, Marcellina Ungti Putri Utami, dan Dewitri Ayu Maharani.
Acara yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB ini dibuka oleh sambutan dari Kaprodi Sastra Indonesia USD, Susilawati Endah Peni Adji, S.S., M.Hum. Ibu Tjandra sebagai pembicara pertama mempresentasikan penelitiannya tentang “Memahami Teks Kandha dan Teks Kawin Sekar Tari Bedhaya Semang dalam Naskah Serat Kandha Bedhaya dan Srimpi: Scriptorium Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat”. Beliau menyampaikan lewat pembahasan tersebut bahwa penelitian terhadap naskah lama itu penting karena banyak hal yang dapat dipelajari dari naskah lama, serta dapat melestarikan peninggalan leluhur. Kemudian acara dilanjutkan dengan pembahasan oleh pembicara kedua yaitu Pak Sony. Beliau membahas mengenai Wacana Meme di Media Sosial yang dibagi dalam dua penelitian beliau; “Representasi Masyarakat Indonesia Melalui Ketidakjujuran yang Tercermin dalam Meme ‘Awas Itu Hoax’” dan “Diskreditisasi dan Resistansi Jomblo yang Terepresentasi dalam Wacana Meme Humor”. Hal ini menunjukkan bahwa saat ini bahasa dapat dikomunikasikan lewat apa saja, salah satunya adalah meme yang sedang marak di Indonesia saat ini, selain itu hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia adalah orang kreatif dan tanggap kepada hal-hal yang sedang terjadi di sekitarnya.
Setelah para dosen menyampaikan bahasannya, ketiga mahasiswa pun menyampaikan penelitiannya. Penelitian-penelitian tersebut merupakan calon skripsi mereka. Hal yang dibahas oleh Eka adalah mengenai “Register dalam Dunia Penyiaran Radio”; “Kekerasan Struktural dan Personal dalam Novel Candik Ala 1965 Karya Tinuk R. Yampolsky” oleh Selly; dan “Trilogi Cerita Panji: Kajian Naratologi A.J. Greimas dan Nilai-Nilai Budaya Jawa” oleh Rani. Masing-masing dari penelitian tersebut mewakili tiga aspek yang dipelajari dalam Sastra Indonesia USD, yaitu bahasa, sastra, dan budaya.
Peserta pun terlihat antusias dengan acara Hari Ilmiah tersebut. Setelah sesi pembicara selesai, mereka tak segan untuk bertanya kepada para pembicara. Hari Ilmiah yang diikuti oleh mahasiswa Sastra Indonesia angkatan 2014, 2015, 2016, dan 2017 ini diharapakan mampu memberi ilmu dan inspirasi baru bagi mahasiswa dalam hal penelitian baik pada bidang bahasa, sastra, maupun budaya.
(ATP)

  kembali