USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Mahasiswa Internasional USD Juara Lomba Pidato di ISS 2017

diupdate: 9 tahun yang lalu


Dua mahasiswa internasional Universitas Sanata Dharma (USD) memenangi lomba pidato dalam rangkaian acara International Student Summit 2017 (ISS 2017) yang diadakan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Dikti di Unversitas Diponegoro, Semarang (15/11).  Manoel Pedro Silva Lima, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia angkatan 2015, dari negara Brasil berhasil menjadi Juara I kategori lomba pidato Bahasa Indonesia, mengalahkan 58 peserta dari 29 perguruan tinggi di Indonesia. Sementara itu Gracia Godinho, mahasiswi Program Studi Teknik Elektro angkatan 2014, berasal dari Timor Leste, berhasil meraih Juara II kategori lomba pidato bahasa daerah, mengalahkan 12 peserta dari 12 negara.
"Saya merasa senang bisa berpartisipasi dalam acara ISS 2017 ini dan tidak menyangka bisa meraih Juara I karena peserta lainnya juga tak kalah bagus, baik dari segi kemampuan berbahasa Indonesia maupun segi penampilan." kata Manoel Pedro Silva Lima ketika dimintai tanggapan atas kemenangannya. Membawakan tema tentang mengatasi rasa kangen pada kampung halaman, Manoel menerangkan dalam pidatonya, untuk bisa memahami dan mengerti Bahasa Indonesia, orang asing harus masuk  dan terlibat pada budaya Indonesia. "Belajar Bahasa Indonesia tidak bisa baik jika kita tidak masuk dalam budaya Indonesia itu sendiri".
Hampir senada dengan Manoel, Gracia Godinho mengatakan bahwa ia merasa seneng bisa tampil dan bertemu dengan mahasiswa internasional dari berbagai negara. Lebih jauh, mahasiswi yang memang fasih berbahasa Jawa ini mengatakan bahwa dirinya belum pernah mengikuti lomba pidato sebelumnya. "Saya belum pernah sama sekali mengikuti lomba pidato, apalagi memakai Bahasa Jawa. Saya senang dan bangga bisa meraih juara, walau tidak Juara I." kata Grace, sapaan akrabnya, ketika ditemui setelah menerima hadiah.
Tepuk tangan meriah para mahasiswa internasional memenuhi ruangan saat pengumuman pemenang lomba dibacakan. Mahroso, salah satu peserta dari Thailand mengatakan bahwa mereka berdua memang layak menjadi juara. "Melihat kemampuan mereka dalam menyampaikan pidato secara santai dan menguasai materi saya senang, kelebihan pidato Manoel ada pada isi yang cukup lengkap." demikian  mahasiswa dari Universitas Negeri Yogyakarta ini berkomentar.
ISS 2017 kali ini merupakan acara tahunan Kemristek Dikti yang keenam dan mengambil tema Connect with Respect. Purwanto Subroto, Kepala Sub Direktorat Kerjasama Perguruan Tinggi, Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti, dalam pidato pembukaan di kompleks ICT Universitas Diponegoro, menerangkan bahwa salah satu tujuan dari acara selama tiga hari tersebut adalah untuk lebih mengenal Indonesia. “Harapan saya, nantinya setelah pulang ke negara masing-masing, kalian bisa menjadi duta budaya Indonesia.” sambutnya di depan seluruh peserta.  Ardhial Refadin, selaku Kepala Seksi Kerjasama Luar Negeri, Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti, menyatakan bahwa ISS tahun ini berjalan dengan baik dan menyenangkan. "Saya merasa senang, terutama pada lomba pidato bahasa daerah. Perkiraan saya hanya akan diikuti oleh lima mahasiswa tetapi ternyata ada 12 peserta." tanggapnya saat ditemui di sela-sela acara.  ISS 2017 diikuti oleh 129 mahasiswa internasional dari 44 negara yang tersebar di 29 universitas di Indonesia. USD diwakili oleh tiga mahasiswa internasional. Mereka adalah Manoel Pedro Silva Lima, Gracia Godinho, dan Gerald John Mallya (mahasiswa S2 Ilmu Religi dan Budaya). Ketiganya didampingi oleh W.Sudrajad Ari N, dari Biro Kerjasama dan Hubungan Internasional USD.
(dra)

  kembali