“Pulang sebelum padam” perumpamaan ini sekiranya dapat menggambarkan fenomena yang terjadi di kalangan siswa SMP kelas 9 saat ini. Banyak siswa yang “pulang sebelum padam”, seharusnya mereka yang duduk di kelas 9 sedang rajin dan giat-giatnya belajar agar lulus ujian nasional dan dapat melanjutkan sekolah di SMA favorit tetapi kenyataan berkata lain. Mereka mengalami penurunan motivasi belajar yang sangat drastis. SMP PL saat ini juga mengalami fenomena ini dikarenakan beberapa hal sebagai berikut: ujian nasional mulai tahun ajaran ini bukan menjadi satu-satunya penentu kelulusan. Satuan pendidikan adalah yang menjadi penentu kelulusan para siswanya. Kemudian dengan ditambah mereka yang sudah "mendapat" sekolah lanjutan. Mereka tidak lagi berkeinginan mencapai yang terbaik dalam berbagai tes dan juga ujian yang diadakan sekolah dengan alasan "tugas kami sekarang cuma lulus". Hal ini menjadi lebih berat lagi pasca adanya keputusan UN bukan penentu kelulusan. Bertambah turunlah motivasi para siswa dalam mempersiapkan diri untuk lulus.
Dengan tidak mengecilkan peran sekolah swasta, dengan sudah diterimanya siswa kelas 9 di sekolah swasta tersebut di satu sisi membuat siswa menjadi tidak termotivasi untuk melakukan yang terbaik dalam berbagai macam tes yang harus mereka hadapi dengan alasan bahwa tugas mereka adalah sekedar lulus. Sedangkan bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikannya di sekolah negeri otomatis harus bekerja lebih keras karena hingga saat ini nilai UN adalah salah satu tolok ukur untuk dapat diterima di sekolah negeri tersebut. Usaha mereka yang ingin bersekolah di sekolah negeri lebih sering "terganggu" oleh mereka yang sudah "mempunyai" sekolah pasca SMP.
Fenomena di atas membuat SMP PL lebih membutuhkan tenaga ekstra dalam pendampingan dan juga "mengawal" motivasi belajar para siswa. Guidance and Counseling (GnC) Ministry BK USD diminta untuk membantu sekolah menumbuhkan motivasi belajar para siswa yang dirasa oleh guru-guru sudah sangat turun. Achievement Motivation Training(AMT) dilaksanakan pada 1-3 November 2017 di Studio Audio Visual Puskat Jalan Kaliurang Km.8. Kegiatan yang diikuti oleh 7 kelas siswa kelas 9 SMP PL diawali dengan penegasan cita-cita oleh para dosen BK USD yang selanjutnya diisi dinamika kelompok oleh para mahasiswa dengan materi: strategi pencapaian, pengambilan keputusan, dan aktualisasi diri. Setelah dinamika kelompok selesai maka para siswa mengikuti refleksi dengan para dosen BK USD. Acara AMT ditutup dengan Hypnocounseling dengan tujuan agar para siswa semakin mendapat penguatan untuk selalu menjadi individu yang berprestasi. Tampak semua siswa antusias mengikuti AMT dan semoga mereka “pantang pulang sebelum padam” terus akan berjuang sampai titik darah penghabisan, lulus dengan nilai UN yang baik dan diterima di sekolah favorit.
(ARS)




