USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Campus Ministry USD Adakan Ekaristi Kaum Muda

diupdate: 9 tahun yang lalu


Bertempat di Kapel St. Robertus Belarminus Universitas Sanata Dharma, perayaan Ekaristi Kaum Muda (EKM) dengan tema “Berbhinneka, Berkarya: Kader Cinta” diselenggarakan pada hari Minggu biasa ke-30, 29 Oktober 2017. Perayaan EKM dimulai pada pukul 07.30 WIB dipimpin oleh Romo Eustachius Azis Mardopo, SJ. Petugas liturgi seluruhnya adalah kaum muda yang memiliki jiwa pelayanan dan kesadaran untuk ambil bagian dalam perwujudan kasih di tengah kebhinnekaan yang ada di Indonesia. Kebhinnekaan itu sudah ditunjukkan dari panitia yang menyiapkan EKM ini, salah satu contohnya adalah  petugas liturgi berasal dari Campus Ministry yang mana anggotanya berasal dari berbagai suku dan budaya yang berbeda namun bisa bersatu dalam keberagaman. Tak sampai di situ saja, Campus Ministry tak hanya beranggotakan mahasiswa USD melainkan juga dari mahasiswa universitas lain yang berada di Jogja.
Berbeda dengan perayaan Ekaristi pada umumnya, EKM yang memang diadakan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda kali ini mengajak umat terutama kaum muda untuk dapat merefleksikan pengalaman imannya melalui tema yang sudah dipilih. Untuk memudahkan umat merefleksikan imannya, petugas liturgi menyajikan visualisasi yang sesuai dengan bacaan pada hari itu. Umat terlihat mengikuti visualisasi secara khidmad sehingga dapat mengambil makna dari visualisasi yang disajikan. Sari, salah satu umat yang mengikuti EKM mengungkapkan bahwa ia semakin terbantu dan sadar akan pentingnya keberagaman untuk mewujudkan karya bagi sesama dengan cinta kasih. Dalam homilinya Romo Azis juga menekankan, ketika cinta kasih hanya di kepala itu tidak ada artinya. Namun ketika cinta kasih ada di hati maka akan memberikan arti yang mendalam bagi hidup.
Palma Limbong selaku ketua panitia EKM mengungkapkan ada beberapa alasan yang mendasari panitia untuk mengangkat tema “Berbhinneka, Berkarya: Kader Cinta”. Di dalam keberagaman yang ada, perbedaan bisa disatukan dengan cinta agar semua elemen dapat berjalan satu sama lain, tutur Palma. Adapun yang menjadi harapan Palma adalah supaya kita saling mengakui keberadaan dan keberagaman setiap individu. Lebih jauh ia menambahkan semoga seluruh umat yang hadir dalam perayaan EKM ini dapat saling bahu membahu menjaga persatuan negeri Indonesia di tengah keberagaman yang ada. Keberagaman tak seharusnya menjadi pemecah melainkan menjadi kekayaan yang semakin mempersatukan bangsa.
(LJWJ & MCMKS)

  kembali