Service Learning Program (SLP) merupakan salah satu program dari AJCU-AP (Association of Jesuit Colleges and University in Asia Pasific) yang diadakan setiap tahun. Program ini bertujuan menyediakan tempat bagi mahasiswa di universitas-universitas Jesuit untuk melayani dan mengaplikasikan nilai-nilai pedagogi dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan SLP dibagi menjadi 3 bagian, yaitu Pre-SLP, SLP, dan Post-SLP. Pre-SLP adalah persiapan bagi para delegasi sebelum berangkat ke universitas yang menjadi host. SLP adalah acara inti dan tahun 2017 SLP dilaksanakan di Ateneo de Manila, Filipina dari tanggal 29 Juli sampai dengan 16 Agustus 2017 dengan tema “Interdisciplinary Understanding and Action for Health and Well-being at the Peripheries”. Di sana, para delegasi mengikuti beberapa kegiatan di antaranya Field Trip, University Presentation, Immersion, Retreat, dan Cultural Performance.
Setelah acara SLP selesai, para delegasi USD kembali ke Indonesia dan melaksanakan kegiatan Post-SLP. Post-SLP adalah kegiatan lanjutan dari SLP yang sudah dilaksanakan di Manila, Filipina beberapa bulan yang lalu, dan bertujuan untuk mengaplikasikan apa yang sudah delegasi USD dapatkan untuk kampus, komunitas, atau masyarakat sekitar. Dalam merealisasikan kegiatan Post-SLP ini, delegasi USD bekerjasama dengan Suara Hati Yogyakarta sebagai komunitas sukarelawan sosial dan bergerak di dunia anak-anak. Kegiatan tersebut diadakan di SLB Puspa Melati Gunung Kidul pada tanggal 14 Oktober 2014. Para delegasi USD memilih SLB Puspa Melati Gunung Kidul karena SLB ini lumayan jauh dari Jogja sehingga jarang dikunjungi oleh komunitas-komunitas dari Jogja dan sekitarnya.
Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari pihak USD yang disampaikan oleh Ibu Putu Dyana Christasani, M.Sc., Apt. yang adalah dosen pendamping SLP tahun 2017. Kegiatan selanjutnya, siswa-siswi diajak untuk menghiasi tote bag yang sudah dipersiapkan oleh delegasi USD dengan berbagai macam hiasan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan dan kreativitas siswa-siswi SLB Puspa Melati dan hasil kreativitas tersebut akan dijual dan hasil penjualan akan dikembalikan untuk dikelola oleh pihak SLB Puspa Melati.
Kegiatan Post-SLP ini disambut baik oleh Pihak SLB Puspa Melati. Semoga dengan kegiatan Post-SLP ini siswa-siswi SLB Puspa Melati semakin kreatif dan banyak komunitas-komunitas dari Jogja dan sekitarnya yang mengunjungi dan berbagi dengan teman-teman di SLP Puspa Melati Gunung Kidul.
(RMZ)




