USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Peluang Farmasis dalam Industri Kosmetik

diupdate: 9 tahun yang lalu


Sabtu (30/9) bertempat di Ruang Drost Kampus III Universitas Sanata Dharma (USD), Fakultas Farmasi USD mengadakan Seminar Nasional 2017, yang  merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Jalinan Mahasiswa Kesehatan Indonesia (JMKI) yang pada kesempatan ini Fakultas Farmasi USD menjadi tuan rumah. Seminar Nasional 2017 ini mengusung tema “Peluang Farmasis dalam Industri Kosmetik” dengan pembicara utama (keynote speaker) yakni Ani Fatimah Isfarjanti, S.Si,Apt, MH selaku Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen BPOM, dan tiga pembicara yang berkompeten di bidangnya, yakni Dra. Arrosianti Z.Apt sebagai perwakilan dari Dinas Kesehatan; dr. Dwi Retno Adi Winarni Sp.KK(K) selaku Dokter RSUP Dr. Sardjito; dan Dr. Sri Hartati Yuliani, Apt selaku Dosen Farmasi USD. Acara dimoderatori oleh Dr. Agatha Budi Susiana Lestari, M.Si, Apt. selaku Dosen Farmasi USD. Acara seminar ini dihadiri oleh mahasiswa farmasi dan nonfarmasi se-DIY dan Jateng, serta peserta umum.
Acara yang dimulai kurang lebih pada pukul 08.00 WIB dibuka oleh persembahan tarian dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tutu Balet USD yang membawa suasana seminar menjadi semakin meriah dan menarik. Ruang seminar semakin semarak dengan dikumandangkannya lagu kebangsaan Indonesia Raya, Hymne Sanata Dharma, dan Mars JKMI oleh Paduan Suara Mahasiswa Farmasi (PSMF) USD. Kemudian acara dilanjutkan dengan penyampaian sambutan oleh ketua panitia, gubernur BEM Fakultas Farmasi USD, dan Dekan Fakultas Farmasi USD.
Dalam pemaparannya, Ani Fatimah Isfarjanti, S.Si,Apt, MH menyampaikan bagaimana regulasi kosmetika bisa diproses oleh BPOM sehingga mendapatkan izin peredaran dan aman dikonsumsi oleh kalangan masyarakat luas. Beliau juga menjelaskan bahwa kosmetika yang beredar di Indonesia harus ternotifikasi untuk melindungi masyarakat Indonesia dan pemerintah mendukung serta men-support agar mutu produk kosmetik Indonesia bisa bersaing di dunia internasional.
Selanjutnya, dr. Dwi Retno Adi Winarni Sp.KK(K) menyampaikan bagaimana peran farmasi dalam mengaplikasikan ilmunya dan dapat berguna serta aman digunakan oleh masyarakat luas. Kemudian beliau menyampaikan tentang konsep dasar formulasi kesediaan topikal dengan beberapa pengetahuan, yaitu kulit, proses/faktor yang mempengaruhi, absorpsi melalui kulit, serta sifat kimia bahan aktif dan eksipien dengan mempertimbangkan kondisi kulit, sifat kimia bahan obat, formula di mana bahan aktif diformulasikan, dan dosis.
Menurut salah satu peserta seminar yang merupakan alumni Fakultas Farmasi USD, Luciana Rani Oktaviani, S.Farm., Apt, mengatakan bahwa seminar ini menambah pengetahuannya tentang regulasi kosmetik perihal perizinan dari BPOM dalam mendirikan suatu pabrik kosmetik, perihal pengedaran kosmetik di Indonesia maupun internasional.
(MCMKS & ATP)

  kembali