Kerjasama yang terjalin antara Universitas Sogang, Korea Selatan dan Universitas Sanata Dharma, Indonesia khususnya dalam penyelenggaraan voluntary service di Indonesia terus berlanjut semakin erat. Setelah mengirim tujuh sukarelawan ke Indonesia pada Januari 2017 silam, Universitas Sogang kembali mengirim total lima belas mahasiswanya yang berasal dari jurusan yang berbeda untuk menjadi sukarelawan di Indonesia.
Kegiatan yang mereka laksanakan di Indonesia tidaklah jauh berbeda dengan yang dilaksanakan pada Januari 2017 silam. Acara Summer Voluntary Program ini dibuka dengan orientasi singkat pengenalan program serta jadwal oleh Kepala Biro Kerjasama dan Hubungan Internasional (BKHI), Menavia Yurisdixta, S.S serta pembukaan langsung oleh Rektor Universitas Sanata Dharma, Johanes Eka Priyatma, M.Sc., Ph.D. Mahasiswa Sogang pada kesempatan ini ditemani oleh Kepala Campus Ministry Sogang yakni Fr. Ahn Se Jin serta Br. Yang Seung Hwan. Setelah orientasi serta tur singkat mengenal lingkungan Universitas Sanata Dharma, para mahasiswa diajak untuk menikmati Kota Yogyakarta dalam satu hari. Objek-objek yang dikunjungi adalah Kraton Yogyakarta dan Taman Sari. Hari diakhiri dengan berbelanja di kawasan Jalan Malioboro.
Perbedaan signifikan dalam program ini adalah diperpanjangnya masa kunjungan mahasiswa Universitas Sogang, menindaklanjuti hasil evaluasi dari peserta pada bulan Januari lalu. Total hari kunjungan mereka diperpanjang hingga satu minggu lamanya terhitung sejak tanggal 9 hingga 28 Juli 2017 dengan masa immersion selama sepuluh hari di Desa Wisata Grogol. Selama immersion, mereka diharapkan untuk tumbuh menjadi lebih sensitif terhadap perbedaan gaya hidup masyarakat pedesaan dan ikut serta dalam pembuatan genteng dan jamu, menikmati suasana desa dengan bersepeda bersama masyarakat, mengenal sejarah singkat Desa Grogol, dan gotong-royong membersihkan lokasi outbond. Selain bercengkrama dengan warga desa, para mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk menikmati kawasan outbond Desa Grogol yang sejuk dan menyenangkan.
Selain tinggal bersama masyarakat di Desa Grogol, mahasiswa Sogang diajak turut serta mengajar para mahasiswa Indonesia yang tertarik pada budaya Korea dalam Kelas Bahasa Korea di Lembaga Bahasa Universitas Sanata Dharma. Tidak hanya mengajar, para mahasiswa juga diajak untuk berkelompok dan melakukan cooking class bersama mahasiswa Indonesia dengan berbagai macam game untuk mengasah kemampuan mereka bekerjasama. Kelas Bahasa Korea pun diisi dengan pemberian materi bahasa yang jauh lebih komunikatif yang nantinya bisa digunakan para mahasiswa untuk berbicara dengan fasih selain pelajaran dasar mengenal huruf Hangeul.
Para mahasiswa juga diajak aktif berperan dalam perawatan burung-burung paruh bengkok di penangkaran burung Pusat Studi Lingkungan Universitas Sanata Dharma dan membantu para sukarelawan mengurus anak-anak di Sanggar Anak Studio Biru.
(grg)




