USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

PKM-M P3K sebagai Unit Pengobatan

diupdate: 9 tahun yang lalu


Tim Program Kreatifitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-M) Universitas Sanata Dharma “Pelayanan dan Pendampingan Penderita Ekspsikotik sebagai Upaya Peningkatan Kepatuhan Penggunaan Obat” (P3K sebagai Unit Pengobatan) telah melaksanakan kegiatan di Panti Sosial Hafara sejak 16 April 2017. Kegiatan ini didanai oleh Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI dan diprakarsai oleh Jerry, Wandy Antolis, Budianto (Fakultas Farmasi); Vita Diah Chayudi (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan); William Ma (Fakultas Psikologi). 

Latar belakang kegiatan ini adalah keprihatinan kelompok mengenai penderita eks-psikotik yang cenderung dikucilkan di masyarakat. Setelah mencari informasi, akhirnya kelompok menjatuhkan pilihan di Panti Sosial Hafara dan ternyata tingkat kesadaran untuk minum obat tergolong kurang. Pertemuan terbagi ke dalam beberapa pertemuan, dan penyampaian materi disampaikan dengan permainan interaktif dan perlahan, dengan harapan penderita dapat memahami nya secara menyeluruh.
Kegiatan pendampingan ini dilakukan dengan berbagai metode yang menarik agar para penderita ekspsikotik dapat mengikuti dengan gembira dan tidak merasa bosan. Metode-metode tersebut terdiri dari pengenalan bentuk sediaan obat dengan menggunakan alat peraga berbentuk kapsul, tablet, sirup, dan salep; lalu dilanjutkan dengan bermain kartu Psicard agar para pendderita bisa lebih mengenal dan mengingat berbagai bentuk sediaan obat.
Setelah tahap pengenalan pendampingan peningkatan ketaatan terhadap penderita dilakukan dengan beberapa metode seperti Boom-boom Card; Happy Drugs Monopoly; Shaping a Piece of Drugs; Ice Sticks Drugs; dan Suggestion Drugs Dinamics.
Pihak panti sangat mengapresiasi kegiatan ini, mereka merasa tidak sendiri dalam melakukan kerja sosial ini. Selain itu, kegiatan ini juga dapat memberikan edukasi pada masyarakat bahwa penderita ekspsikotik tidak seseram yang dibayangkan masyarakat. 
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya berhenti saat kegiatan pengabdian selesai. Maka itu, tim melakukan kaderisasi dengan cara meminta para pendamping Panti Sosial Hafara untuk ikut serta dalam setiap kegiatan dan pada akhir kegiatan tim akanmemberikan arsip dan segala alat peraga dan permainan kepada pihak panti dengan harapan pihak panti dapat menyesuaikan dan mengaplikasikan kegiatan ini di panti Hafara serta ke panti-panti lain untuk membantu sesama. 

(WMA)

  kembali