Rina Astuti Purnamaningwulan, mahasiswa angkatan tahun 2007 program studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Sanata Dharma setelah melalui beberapa tahapan seleksi yang cukup ketat akhirnya terpilih menjadi duta DIY dalam program Ship for Southeast Asian Youth Program 2010 (SSEAYP) yang merupakan salah satu program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN). PPAN ini setiap tahun diselenggarakan oleh pemerintah di bawah naungan Kementrian Pemuda dan Olah Raga.
Program SSEAYP 2010 yang disponsori oleh pemerintah Jepang ini bertujuan untuk mempererat persahabatan antara Jepang dan negara-negara ASEAN, selain itu juga sebagai sarana pertukaran antar budaya kesebelas negara peserta program. SSEAYP berlangsung dari tanggal 25 Oktober-16 Desember 2010, yang meliputi: kegiatan On board activities (kegiatan di atas kapal Fujimaru), yaitu kegiatan diskusi, presentasi budaya, dan keakraban antar peserta program, yang berjumlah kurang lebih 320 orang pemuda/i utusan dari masing-masing negara ASEAN dan Jepang (28 orang utusan dari masing-masing negara ASEAN dan 40 orang dari Jepang) dan kegiatan Country program activities (kegiatan selama berlabuh di Negara-negara yang disinggahi), meliputi kunjungan kehormatan ke pejabat Negara maupun homestay program, yaitu tinggal bersama keluarga angkat di Negara yang disinggahi.
"Memiliki pengalaman hidup bersama orang-orang dari bahasa, budaya, dan latar belakang yang berbeda semakin memperluas wawasan saya dan membuat cara berpikir saya lebih terbuka terhadap berbagai hal, terutama yang terkait dengan isu-isu kebudayaan. Bisa menjalin persahabatan dengan teman-teman dari banyak negara, dan tetap menjalin komunikasi dengan keluarga angkat sewaktu homestay juga merupakan suatu nilai tambah. Sungguh semuanya itu adalah suatu hal yang tak ternilai, sehingga cuti kuliah saya pada semester gasal 2010 tidak terasa sia-sia. Berkat mengikuti program ini, saya bisa berlayar ke beberapa negara sekaligus, yaitu Jepang, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam dengan kapal pesiar milik pemerintah Jepang 'Fujimaru'. Saya berharap semoga pengalaman saya ini dapat menginspirasi banyak orang, terutama para generasi muda yang masih belajar di Universitas Sanata Dharma untuk memiliki kemauan dan semangat untuk belajar tentang hal baru yang belum bisa didapatkan hanya dalam lingkup universitas saja", demikian Rina mengungkapkan rasa bangga dan harapannya. (RAP)




