USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

The Sound of Music:
"Kembalinya Kenangan Masa Kecil"

diupdate: 9 tahun yang lalu


Pementasan Drama Musikal The Sound of Music merupakan kegiatan tahunan Program Studi Sastra Inggris Universitas Sanata Dharma (USD) yang sangat ditunggu-tunggu oleh penikmat drama musikal. Pementasan ini diselenggarakan di Auditorium Driyarkara Universitas Sanata Dharma pada hari Sabtu, 17 Juni 2017.  Mahasiswa-mahasiswa aktif Program Studi Sastra Inggris USD dari berbagai angkatan ikut terlibat dalam pementasan ini baik sebagai aktor dan aktris, maupun sebagai kru produksi dan artistik di belakang panggung.
Melalui pementasan drama musikal The Sound of Music ini, para aktor dan aktris ingin menyuguhkan kembali kegembiraan dan suasana masa kecil kepada penonton melalui versi mereka sendiri tanpa meninggalkan alur cerita aslinya. Menurut pemimpin produksi, Bramanda Ryan Kharisma, pementasan ini diselenggarakan sebagai wujud kerinduan mahasiswa-mahasiswa Sastra Inggris USD untuk mengapresiasi Program Studi Sastra Inggris USD dan karya sastra Barat kepada masyarakat di Yogyakarta.
The Sound of Music merupakan drama musikal karya Rodgers dan Hammerstein. Dibuat berdasarkan kisah nyata tentang keluarga penyanyi Von Trapp, drama ini juga tidak hanya dipentaskan di berbagai tempat, namun juga diadaptasi menjadi film terkenal. Lagu-lagu dalam drama musikal ini seperti DoReMi dan Favourite Things bahkan menjadi legenda yang membekas dalam ingatan hampir semua orang.
Acara  yang dimulai pukul 18.45 WIB ini dibuka dengan sambutan ketua panitia yang akrab dipanggil Mas Bram. Pada sambutannya, Mas Bram mengatakan bahwa The Sound of Music ini terinspirasi dari banyaknya not yang berbeda merepresentasikan Indonesia yang beragam pula, ia berharap lingkungan kita dapat sama seperti sebuah musik yang dapat menciptakan harmoni indah dari segala perbedaannya. Kemudian sambutan dilanjutkan oleh Ketua Program Studi Sastra Inggris USD, Drs. Hirmawan Wijanarka, M.Hum. yang berterima kasih kepada seluruh panitia dan performers atas segala kerja kerasnya. Bapak Hirmawan mengharapkan atas diadakannya acara ini, para mahasiswa dapat berdinamika lebih baik lagi dalam suatu kelompok atau organisasi, terutama dalam hal pemecahan masalah.
Drama Musikal yang berlangsung selama kurang lebih 2,5 jam ini bercerita tentang Maria Von Trapp, seorang calon biarawati yang ditugaskan untuk mengasuh ketujuh anak keluarga Von Trapp yang tidak memiliki sosok ibu. Melalui musik, Maria berhasil mengubah hubungan Von Trapp yang kaku menjadi lebih ceria dan hangat. Maria yang menjadi sosok ibu bagi anak-anak Von Trapp yang piatu akhirnya menikah dengan Kapten Von Trapp. Kisah tersebut tidak berakhir begitu saja karena keluarga tersebut harus berusaha menghindar dari Nazi yang mulai menyerang Austria. Namun di akhir cerita akhirnya keluarga tersebut dapat lolos dari kejaran Nazi dan hidup bahagia.
(FAS & ATP)

  kembali