USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Ascoltaci Sebelas: "Sublimasi Keaktoran dalam Teater dan Kehidupan Sehari-hari"

diupdate: 9 tahun yang lalu


Magister Ilmu Religi dan Budaya (IRB) Universitas Sanata Dharma pada hari Jumat (16/6) bekerja sama dengan Pasca Sarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta mengadakan acara “Ascoltaci Sebelas: Sublimasi Keaktoran dalam Teater dan Kehidupan Sehari-hari”. Acara Ascoltaci ini merupakan acara rutin yang diadakan setiap 2 bulan sekali sejak tahun 2014. Ascoltaci, yang berarti “dengarkanlah kami”, mengajak para peserta untuk mendukung para peneliti muda dengan mendengarkan mereka melalui hasil temuannya. Ascoltaci juga dimaksudkan untuk mengenali berbagai persoalan sosial dan budaya masyarakat dan mengembangkan gagasan-gagasan terobosan untuk kebaikan bersama berdasarkan hasil temuan para pembicaranya. Ascoltaci ini juga diselenggarakan untuk melengkapi kegiatan Ascoltate, yaitu sebuah festival musik bulanan yang diselenggarakan di Pasca Sarjana ISI Yogyakarta.
“Ascoltaci merupakan presentasi hasil temuan para peneliti muda dari Program Magister Ilmu Religi dan Budaya USD, sedangkan Ascoltate merupakan pagelaran musik. Keduanya merupakan bentuk kerjasama antara 2 Universitas, yaitu Universitas Sanata Dharma dan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.” ujar Vini Oktaviani, yang merupakan Koordinator acara Ascoltaci.
Acara ini dimulai pukul 15.00 WIB dan dibuka secara meriah dan menegangkan oleh Tony Broer, yang merupakan seorang kandidat Doktor ISI Yogyakarta dan aktor senior teater. Bang Broer panggilan akrabnya juga menjadi salah satu pembicara pada acara ini. Pembicara lainnya yaitu Doni Agung Setiawan, alumnus IRB USD tahun 2011. “Keduanya akan mencoba untuk memperbincangkan apa yang mereka temukan selama penelitian-penelitian mereka.” ujar Vini.
Acara ini dibuka dengan sambutan oleh Dr. St. Sunardi selaku Pejabat di IRB USD, beliau menyampaikan “Semoga pembicaraan kali ini dapat memberi inspirasi, bukan hanya inspirasi mengenai teater tapi juga inspirasi untuk Ramadhan”. Peserta yang datang pada acara ini adalah para mahasiswa dan alumni IRB USD, serta para mahasiswa ISI Yogyakarta. Selain itu hadir pula para seniman dan aktor-aktor teater senior Yogyakarta.  Publikasi dari acara ini mengandalkan media social. Akan tetapi, panitia juga menyebarkan poster dan undangan pada pihak-pihak yang kira-kira berkaitan dengan tema Ascoltaci.
Dalam diskusinya, Doni mengatakan “Sublimasi merupakan suatu pengalaman menciptakan” sedangkan Tony mengatakan bahwa “Refleksi itu penting, karena dari refleksi kita dapat mengetahui atau mengevaluasi perbuatan di hari kemarin”. Selain itu, beliau juga mengatakan bahwa “Gerakan tubuh sekecil apapun, merupakan suatu ekspresi”. Diskusi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Banyak pertanyaan yang menarik dalam sesi tersebut dan sesi tanya jawab berlangsung dengan sangat hidup karena kedua pembicara tidak hanya sekedar menjawab pertanyaan namun juga memperagakan apa yang mereka bicarakan. Acara ini ditutup dengan buka bersama di daerah sekitar Beringin Soekarno Universitas Sanata Dharma.
(YA&IK)

  kembali