Tiap tahunnya, English Action Days (EAD) diselenggarakan oleh PROCESS (Progressive English Society), Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Sanata Dharma. EAD merupakan ajang kompetisi tahunan bagi siswa/siswi SMA dan SMK yang diadakan dalam rangka membantu dan memfasilitasi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris. Tahun ini, EAD diselenggarakan pada Sabtu-Minggu, 13-14 Mei 2017 dan diadakan untuk tingkat SMA dan SMK se-Pulau Jawa. Acara pembukaan dan penutupan bertempat di Auditorium Driyarkara Kampus 2 USD, sementara perlombaan berlangsung di Kampus 1 USD.
Acara yang bertemakan “Raise Local Values through English!” memiliki tujuh cabang perlombaan yakni: speech, writing, debate, stroytelling, drama, musical poetry, dan short movie. Seluruh cabang lomba merujuk pada tema besar EAD. Dengan tema ini, diharapkan peserta lomba mampu melakukan aksi nyata dan menunjukkan budaya lokal yang dimiliki, jelas Dhia, pemilik nama lengkap Aureliana Ardhia Widya Cahyani (PBI 2015) selaku Ketua Panitia yang ditemui pada Minggu pagi (14/5). Ditanyai mengenai waktu pelaksanaan acara, Dhia mengungkapkan bahwa acara berlangsung selama dua hari karena ada final round atau babak final yang dilakukan pada hari kedua untuk cabang lomba debate, storytelling, dan musical poetry.
Ajang kompetisi EAD ini diikuti oleh 252 peserta dari 31 sekolah. Adapun beberapa juri yang dihadirkan antara lain: dosen PBI USD, dosen Sastra Inggris USD, dosen ISI, dan perwakilan dari lembaga debat di Yogyakarta. Acara yang sudah genap 20 kali terselenggara ini berlangsung sukses berkat kerja sama panitia yang terdiri dari 173 mahasiswa/mahasiswi PBI USD.
Di penghujung acara, pemenang masing-masing cabang lomba diumumkan.
(IBS & MGAP)




