Untuk ikut membantu menyediakan makan siang dan makan malam bagi para pengungsi korban letusan gunung Merapi, USD membuka Dapur Umum sejak hari Rabu siang (10/11). “Dapur Umum USD ini diirencanakan akan dibuka sampai dengan hari Minggu (14/11)”, demikian dikatakan oleh Romo Lucianus Suharjanto, SJ yang memprakarsai adanya Dapur Umum USD. Tim yang bekerja di Dapur Umum ini terdiri dari para mahasiswa, dosen, dan karyawan USD.
Menurut Romo Harjanto, hari Rabu (10/11) Dapur Umum USD menyiapkan 1.115 nasi bungkus, kemudian nasi bungkus ini didistribusikan masing-masing ke posko yang berada di Muntilan sebanyak 850 bungkus, posko yang berada di Perumahan Kanisius Yogyakarta sebanyak 155 bungkus, dan untuk para relawan yang berada di posko LPPM USD dan Psikologi USD sebanyak 110 bungkus. Sementara itu hari ini Kamis (11/11) Dapur Umum USD menyiapkan makan siang sebanyak 385 nasi bungkus untuk posko di wilayah Ngrembel/Medari Sleman. Untuk makan malam nanti, akan disiapkan sekitar 1.400 nasi bungkus yang akan didistribusikan ke posko di wilayah Muntilan, Perum Kanisius Yogyakarta, dan INSTIPER Yogyakarta. (Tj/atk)




