Dunia akademik memiliki tanggung jawab untuk menggali kebenaran secara ilmiah. Untuk mewujudkannya, peran ilmuwan dalam melaksanakan berbagai penelitian berdasarkan latar belakang keilmuannya sangat diperlukan. Kualitas hasil penelitian tersebut ditentukan oleh banyak faktor. Dalam konteks ilmu bahasa, metode linguistik menjadi salah satu faktor penentu yang turut mempengaruhi kualitas hasil penelitian bahasa. Oleh karena itu, metode linguistik penting dipahami oleh para mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra (PBSI), baik program magister maupun program sarjana, yang keduanya juga termasuk dalam bagian dari para peneliti bahasa.
Selain itu, bagi para dosen, metode linguistik juga memiliki urgensi sangat penting. Para dosen juga membutuhkan wawasan dalam hal metode linguistik, baik teori maupun implementasinya. Hal tersebut mengingat bahwa penelitian juga merupakan bagian integral dari tugas tri dharma. Atas pertimbangan-pertimbangan itulah kegiatan kuliah umum Metode Linguistik diselenggarakan Prodi PBSI dan Magister PBSI Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta.
Kegiatan kuliah umum Metode Linguistik tersebut dilaksanakan pada Rabu, 8 Maret 2017. Acara dilaksanakan di Ruang Seminar Auditorium Driyarkara, Kampus 2 USD. Dalam kuliah umum tersebut, Dr. Sudaryanto hadir sebagai narasumber. Dalam kancah ilmu bahasa, nama Dr. Sudaryanto sangat dikenal. Salah satu buku yang ditulisnya dengan judul Metode dan Aneka Teknik Penelitian Bahasa telah menjadi buku rujukan utama para dosen, mahasiswa, dan peneliti bahasa di Indonesia. Saat ini, Dr. Sudaryanto menjadi dosen di Pascasarjana Universitas Widya Dharma, Klaten.
Jalannya kuliah umum dipandu oleh Deny Pradita Tri Handaru, S.Pd., yang bertindak sebagai moderator. Dalam sesi pemaparan materi, Dr. Sudaryanto menyampaikan berbagai topik mengenai metode penelitian dan ilustrasinya dalam konteks penelitian tertentu. Topik-topik yang diangkat di antaranya adalah mengenai konsep data dan objek penelitian bahasa, sifat khas data, dan cara memperoleh data penelitian. Beliau juga memaparkan pentingnya captionisasi yang dapat dilakukan dalam penelitian-penelitian pragmatik. Topik-topik yang diangkat tersebut menjadi semakin menarik saat didiskusikan oleh peserta kuliah umum dalam sesi diskusi dan tanya-jawab.
Acara inti diakhiri dengan pemberian sertifikat oleh Kaprodi MPBSI, Dr. R. Kunjana Rahardi, M.Hum., kepada narasumber dan moderator kuliah umum. Dalam sambutannya, Dr. R. Kunjana Rahardi, M.Hum., juga menyampaikan bahwa salah satu yang menyebabkan mahasiswa terhambat dalam menyusun tugas akhirnya adalah persoalan metodologi penelitian. Oleh karena itu, acara yang diselenggarakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan metodologis mahasiswa dalam penelitian bahasa, sastra, dan pengajarannya. (DPTH)




