USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Penyerahan Sertifikat dan SK AIPT:
USD Terakreditasi A dengan Skor Tinggi 373

diupdate: 10 tahun yang lalu


Setelah jumpa pers tentang USD Terakreditasi A yang digelar beberapa minggu lalu oleh Rektor USD beserta jajarannya, akhirnya pada hari Selasa 31 Januari 2017 USD menerima Sertifikat dan Surat Keputusan (SK) Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Sanata Dharma (USD) tersebut. Penyerahan Sertifikat dan SK AIPT USD ini dilakukan oleh Dr. Totok Prasetyo, B.Eng., M.T. selaku Direktur Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi, Kemenristek Dikti, di Ruang Seminar Auditorium Driyarkara Kampus 2 USD Mrican, diterima oleh Ketua Yayasan Sanata Dharma, Rektor USD dan jajarannya serta para pejabat struktural USD.  
Acara dibuka dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya bersama-sama, lalu dilanjutkan dengan doa pembukaan. Setelah itu memasuki acara inti, sambutan Rektor USD Drs. Johanes Eka Priyatma, M.Sc., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau mengucap syukur dan banyak terima kasih kepada pemerintah karena telah memberikan perhatian lebih pada USD hingga USD berhasil mencapai Terakreditasi A. Beliau juga mengatakan bahwa sebenarnya perhatian tersebut sudah diterima sejak setahun lalu ketika USD dapat mengikuti proses reakreditasi institusi karena USD dinilai mempunyai kinerja, performa yang bagus, kesiapan, dan kesediaan untuk mengikuti proses reakreditasi. Proses reakreditasi ini USD mendapat dukungan dari pemerintah berupa lokakarya, pendampingan, maupun asesor untuk mempersiapkan semuanya. Tidak hanya mendapat dukungan dari pemerintah, namun juga dukungan yang sangat besar dari keluarga besar Universitas Sanata Dharma. Akreditasi “A” ini bukan untuk rektorat ataupun dosennya saja, melainkan untuk kinerja kita semua, terlebih untuk mahasiswa. Gedung dan semua fasilitas ini hanya karena satu alasan yaitu mahasiswa, ucap Rektor di pertengahan sambutannya. Pencapaian akreditasi ini bukan menjadi sebab, tapi akibat, bukan berarti leha-leha karena sudah dianggap bagus, melainkan memacu kita semua untuk bekerja dan berkontribusi sesuai dengan akreditasi tersebut. Kinerja kita akan selalu dipantau oleh pemerintah dan masyarakat, oleh karena itu kita harus semakin termotivasi untuk bersungguh-sungguh dan bersinergi untuk memperbaiki diri. Status baru, kerangka baru, dan modal baru harus menjadi semangat baru untuk kita karena pemerintah banyak menaruh harapan pada Universitas Sanata Dharma, begitu ucap Rektor di akhir sambutannya.
Acara selanjutnya adalah sambutan oleh Ketua Yayasan Sanata Dharma, Romo Albertus Budi Susanto, S.J., Ph.D. Beliau lebih membahas mengenai sejarah Sanata Dharma sebelum menjadi universitas. Beliau sangat bangga atas pencapaian Universitas Sanata Dharma ini, namun semuanya tetap akan kembali pada asas dan dasar yaitu altruisme (tanpa pamrih) dan independence (kemandirian). Di akhir sambutannya beliau berpesan bahwa tujuan akhir dari perguruan tinggi Jesuit ini tetaplah “Kegembiraan Abadi”.
Sebelum memasuki acara penyerahan sertifikat dan surat keputusan akreditasi institusi, Direktur Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi, Kemenristek Dikti Dr. Totok Prasetyo, B.Eng., M.T. memberikan sambutan dan wejangannya untuk Universitas Sanata Dharma dalam menapaki babak selanjutnya. “Pertama-tama, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Yayasan Sanata Dharma karena sudah membantu pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa. Saya juga berpesan kepada Rektor supaya menyampaikan ke semua civitas akademika USD bahwa USD memang benar-benar pantas memiliki akreditasi A. Dari rektorat sampai mahasiswa harus berperilaku A. Ibaratnya jika kita membeli baju, akreditasi A itu kancingnya ada 8, 1 untuk cadangan jika kancing ada yang lepas.” begitu ucapnya dengan sangat antusias.
Ditegaskan kembali oleh Bapak Totok, seluruh keluarga besar Universitas Sanata Dharma memang selayaknya harus merasa bangga karena dari 4455 perguruan tinggi yang ada di Indonesia, baru 1125 perguruan tinggi yang terakreditasi institusi, dan hanya 49 perguruan tinggi yang memiliki akreditasi institusi A, dan salah satunya adalah Universitas Sanata Dharma. Hal yang membanggakan lagi yaitu nilai yang dicapai oleh Universitas Sanata Dharma cukup tinggi yaitu 373 dari total nilai 400. Yang terpenting bukanlah naiknya akreditasi B ke A, tapi meningkatnya budaya mutu, kita bisa melihat apakah arah USD ini sudah benar atau justru melenceng. Lalu, “What’s next?” Kami dari kemenristek Dikti dan pak menteri akan meningkatkan universitas ini menjadi World Class University. Jika USD ingin menjadi World Class University, harus mengubah dari teaching university menjadi researching university. Yang paling penting bukanlah ranking USD di dunia, namun paling tidak USD itu kelihatan dan diakui di mata dunia. (FAS)

 

  kembali