Fakultas Farmasi USD telah menyelenggarakan Seminar Sanata Dharma Berbagi yang difasilitasi oleh LPPM USD pada 8 Desember 2016 di Kampus 3 USD Paingan. Seminar Sanata Dharma Berbagi ini mengambil tema “Praktek Apoteker yang Unggul dan Humanis untuk Peningkatan Kesehatan Masyarakat dan Pelestarian Lingkungan Hidup Melalui Pemanfaatan Bahan Alam Asli Indonesia”. Pada Seminar Sanata Dharma Berbagi ini tiga dosen Fakultas Farmasi USD membagikan pemikirannya.
Seminar dipandu oleh moderator Romo R. In Nugroho Budisantoso SJ, M.Hum., MPP. Pembicara pertama yaitu Dr. Yustina Sri Hartini, M.Si., Apt yang berbagi tentang Pemanfaatan Bahan Alam untuk Peningkatan Kesehatan Masyarakat. Dr. Yustina Sri Hartini, M.Si., Apt. dalam seminar ini mengulas tentang potensi yang luar biasa dari bahan alam yang terdapat di tanah air untuk dimanfaatkan sebagai obat. Dr Yustina juga menggarisbawahi pentingnya melestarikan kearifan lokal terkait pemanfaatan bahan alam. Salah satu bahan alam yang dikemukakan adalah daun Sirih Merah yang juga diteliti oleh Dr. Yustina dalam disertasi S3 nya di UGM.
Pembicara berikutnya adalah Aris Widayati, M.Si., Apt., PhD yang memaparkan tentang Peran Masyarakat Dalam Pelestarian Lingkungan Hidup Melalui Penggunaan Obat Bahan Alam. Dr. Aris Widayati yang mendalami bidang Kesehatan Masyarakat di University of Adelaide menekankan pentingnya semua lapisan masyarakat memahami makna pembangunan berkelanjutan yaitu memenuhi kebutuhan sekarang tanpa mengurangi kebutuhan generasi mendatang. Melalui pemahaman ini maka masyarakat dapat secara mandiri memanfaatkan tanaman obat keluarga (TOGA) melalui apotik hidup di lingkungan rumah masing-masing sebagai upaya pemeliharaan kesehatan sekaligus pelestarian lingkungan.
Dr. Yosef Wijoyo, M.Si., Apt. melalui tulisannya mengemukakan bahwa integrasi antara metode pembelajaran PBL (Problem Based Learning) dalam kerangka Paradigma Pedagogi Reflektif akan membuat mahasiswa memperoleh pengalaman true learning. Pengalaman yang demikian tersebut akan menghasilkan lulusan yang tidak saja cerdas namun juga humanis. Apoteker yang cerdas dan humanis yang diluluskan oleh FF USD diharapkan dapat berkontribusi nyata dalam pembangunan berkelanjutan khususnya bidang kesehatan. Dr. Yosef Wijoyo, M.Si., Apt. adalah doktor baru Fakultas Farmasi USD yang menyelesaikan disertasinya mengenai aplikasi Paradigma Pedagogi Reflektif dalam kerangka pendidikan tinggi farmasi pada tahun 2016 di Fakultas Kedokteran UGM.
Pada seminar Sanata Dharma Berbagi ini FF USD mengundang mitra yang selama ini telah bekerja sama dengan FF USD antara lain puskesmas, apotik, rumah sakit, industri farmasi, Balai Besar POM D.I. Yogyakarta dan mahasiswa FF USD. Melalui proses diskusi terungkap bahwa kebutuhan riset bahan alam sangat tinggi. Perguruan tinggi diharapkan dapat menyediakan data riset bahan alam untuk mendukung pengembangan sediaan farmasi bahan alam dan penggunaan obat bahan alam baik di pelayanan kesehatan maupun di kalangan masyakarat luas. Upaya pemberdayaan masyarakat khususnya dalam hal peningkatan pengetahuan dan motivasi menggunakan obat tradisional juga perlu mendapat perhatian. (AW)




