USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

USD SELENGGARAKAN STUDI BERSAMA PEJABAT BARU

diupdate: 16 tahun yang lalu


Sabtu, 31 Juli 2010, Universitas Sanata Dharma (USD) menyelenggarakan STUDI BERSAMA para pejabat baru USD dengan tema ’Pejabat yang Cerdas dan Humanis’. Acara yang berlangsung di ruang Koendjono lantai 4 Gedung Pusat USD Mrican mulai pukul 08.00 sampai dengan 17.00 ini bertepatan dengan hari Ignatius dan hari kerja Sabtu terakhir di USD.
Di hadapan 50 peserta (22 wanita dan 28 pria), Rektor USD dalam pembukaannya menyampaikan bahwa USD sebagai satu-satunya Universitas Jesuit di Indonesia diharapkan menjadi penjembatan agar pengalaman, wisdom, posisi unik & kekayaan budaya serta sumber alam Indonesia dapat dibagikan keluar. Hal ini berimplikasi pada perlunya pendekatan outward looking, mendaratnya semboyan excellent & humanist, penggarapan wilayah frontier, dan pemantapan penghayatan nilai-nilai Ignatian untuk menghadapi ketidakpastian serta turbulensi.
Sebagai pembicara utama pada acara ini, Rm Bambang Triatmoko, SJ menegaskan pentingnya visi yang benar-benar dirasakan sebagai mimpi bersama seluruh entitas USD. Selain itu, setiap anggota organisasi perlu meminimalkan tegangan emosional tetapi justru menciptakan dan memperkuat tegangan kreatif. Tegangan kreatif adalah pertemuan antara visi dengan kejelasan realita saat ini. Tegangan ini adalah dorongan alamiah yang muncul untuk mencari resolusi. Ditambahkan pula bahwa orgasisasi yang kompetitif bukanlah organisasi yang memiliki banyak uang ataupun teknologi tinggi, tetapi organisasi yang anggota-anggotanya antusias.
Selain pembicara utama, acara yang dimoderatori Rm Priyono Marwan, SJ ini juga melibatkan tiga orang pejabat USD untuk mensharingkan pengalamannya. Mereka adalah St. Joko Yulianto, P.H. Prima Rosa, dan I. Praptomo Baryadi. Dari ketiga pembicara ini peserta makin dikuatkan bagaimana menghidupi spiritualitas Ignatian dalam karya-karya mereka di Sanata Dharma. Untuk menghadapi tekanan dan turbulensi, diperlukan karakteristik organisasi belajar (learning organization). Di sisi lain, menjadi pejabat yang cerdas dan humanis tidak sekedar menjadi seorang manajer tetapi juga mampu menjadi seorang pemimpin. Oleh karena itu mutlak diperlukan keteladanan, keberanian, pemberdayaan, integritas dan kemampuan refleksi. (BST)

  kembali