Malam pelepasan calonwisudawan/wisudawati angkatan XXXIII pada hari Jumat, 14 Oktober 2016 dihadiri oleh 106 calon wisudawan/wisudawati, orangtua calon wisudawan/wisudawati, dan dosen-dosen maupun karyawan Fakultas Psikologi UniversitasSanata Dharma Yogyakarta. Malam tersebut dipenuhi sukacita yang melimpah dan merupakan malam yang istimewa bagi para calonwisudawan/wisudawati karena mereka telah sampai pada tahap akhir perjalanan kehidupan perkuliahannya. Malam pelepasan calon wisudawan/wisudawati pada tahun ini, mengambil sebuah tema “Bebuah Lebat Bagi Sesama”. Tema tersebut menggambarkan perjalanan panjang yang telah ditempuh calonwisudawan/wisudawati dalam menjalani kehidupan perkuliahannya di Fakultas Psikologi. Mereka tumbuh dan berkembang bagaikan sebuah benih yang ditanam di sepetak tanah lalu berkembang menjadi tumbuhan kecil dan semakin hari bertumbuh menjadi pohon lebat yang menghasilkan buah-buah yang manis.Sama halnya dengan pohon yang berbuah manis, sekarang tiba saatnya bagi calon wisudawan/wisudawati untuk berbuah, berbagi, dan melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi sesame manusia.
Acara ini dimulai dengan doa pembukaan yang dipimpinoleh Bapak TM. Raditya Hernawa, M.Psi. Kemudian, Bapak T. PriyoWidiyanto,M.Si. selaku Dekan Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dahrma mempersilahkan calonwisudawan/wisudawati memasuki ruang Drost Lantai 4 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Prosesi calon wisudawan/wisudawati saat memasuki ruangan, diiringi oleh lagu berjudul “AkuMelangkahLagi”. Lagu tersebut dinyanyikan oleh Paduan Suara Fakultas Angel’s Voice. Setelah calon wisudawan/wisudawati memasuki ruangan, acara dilanjutkan dengan sambutan yang dilakukan oleh Bapak T. PriyoWidiyantoM.Si. Dalam sambutan tersebut, beliau mengatakan bahwa dalam berbagai perbedaan yang ada di dalam Fakultas Psikologi, calon wisudawan/wisudawati dapat belajar makna dari sebuah keberagaman. Beliau juga mengatakan bahwa calon wisudawan/wisudawati merupakan calon-calon pemimpin bangsa yang sungguh mengerti arti sebuah keberagaman. Selain itu, Bapak T. Priyo WidiyantoM.Si. berpesan kepada calon wisudawan/wisudawati bahwa kehidupan perkuliahan berbeda dengan kehidupan yang sesungguhnya. Pada kehidupan perkuliahan, para calon wisudawan/wisudawati mengalami proses belajar terlebih dahulu baru menjalani sebuah ujian. Akan tetapi, pada kehidupan sesungguhnya, calon wisudawan/wisudawati akan diuji oleh suatu keadaan barulah mengalami proses belajar dan berefleksi dari ujian tersebut. Sebagai manusia, kita merupakan makhluk yang belajar sehingga kita haruslah terus belajar ketika menjalani kehidupan. Selain itu, Bapak T. Priyo Widiyanto, M.Si berharap calon wisudawan/wisudawati terus mengolah materi-materi dan bekal yang sudah didapatkan selama belajar di Fakultas Psikologi sehingga dapat berbuah lebat bagi sesama manusia tanpa membedakan suku, agama, maupun kepercayaan.
Selesainya Bapak T. Priyo Widiyanto M.Si memberikan sambutan, acara dilanjutkan dengan menyanyikan Hymne Sanata Dharma yang dipimpin oleh Paduan Suara Fakultas Angel’s Voice. Setelah itu, dilakukan pemberian patung sebagai tanda kelulusan oleh dosen pembimbing skripsi kepada calonwisudawan/wisudawati. Pemberian patung tersebut diwarnai oleh perasaan haru dan gembira yang tergambar dari senyuman calon wisudawan/wisudawati maupun dosen pembimbing skripsi. Setelah pemberian patung selesai diberikan kepada semua calon wisudawan/wisudawati, Paduan Suara Fakultas Angel’s Voice mempersembahkan sebuah lagu berjudul “Salam Bagi Sahabat”. Lagu ini menggambarkan harapan-harapan calon wisudawan-wisudawati dalam menghadapi kehidupan yang baru. Kemudian, dilakukan pemberian penghargaan kepada calon wisudawan/wisudawati yang meraih predikat cumlaude. Predikat ini diberikan kepada kepada calonwisudawan/wisudawati yang memiliki IPK lebih dari 3,50 dengan masa studi tidak lebih dari 5 tahun. Pemberian penghargaan ini diberikan oleh Bapak T. Priyo Widiyanto, M.Si. Saat memberikan penghargaan, beliau berpesan bahwa nantinya akan ada banyak tantangan yang lebih berat yang harus dihadapi sehingga diperlukan daya juang yang tinggi. Daya juang ini perlu dimiliki oleh seluruh calon wisudawan/wisudawati, tidak hanya calon wisudawan/wisudawati yang meraih predikat cumlaude.
Pada malam pelepasan tahun ini, terdapat sesuatu yang istimewa, yaitu adanya persembahan lagu “All I Ask Of You” oleh Prof. Augustinus Supratiknya sebagai kado indah untuk calon wisudawan/wisudawati. Selanjutnya, sambutan perwakilan calon wisudawan/wisudawati dilakukan oleh Lidwina Florentiana Sindoro. Dalam sambutannya ia mengatakan bahwa “Hal yang paling penting bukanlah nilai yang tinggi seperti cumlaude tetapi bagaimana kita menikmati proses belajar dan mengembangkan potensi yang ada di dalam diri kita. Kita tumbuh sebagai benih dengan DNA yang berbeda, akan tetapi kita bertumbuh dengan pupuk yang sama,yaitu cedas dan humanis. Dengan itu,kita bisa berbuah lebat bagi sesama. Namun tidak harus berbuah lebat, menjadi pohon kanopi juga dapat berguna bagi sesama. Meskipun kita bertumbuh berbeda-beda diharapkan kita tetap membawa semangat yang sama yakni cerdas dan humanis saat berada di tempatkerja, keluarga, ataupun tempat studi yang baru.”
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pemberian patung kepada Bapak Suwarta Zebua selaku orangtua calonwisudawan/wisudawati. Pemberian patung tersebut dilakukan oleh Priscilla Fanifati Zebua. Setelah itu, Bapak Suwarta Zebua memberikan sambutan sebagai perwakilan orangtua calon wisudawan/wisudawati. Selesainya memberi sambutan, acara diakhiri dengan doa penutup yang dipimpin oleh Rm. Yulius Sodah. Kemudian, malam pelepasan calon wisudawan/wisudawatiangkatan XXXIII ditutup dengan fotobersama dengan para dosen dan juga ramah tamah yang dimeriahkan oleh UKF Seni.
---NPNH---




