Dalam rangka merayakan Dies Natalis yang kedelapan, program studi Pendidikan Biologi Universitas Sanata Dharma (USD) mengadakan seminar dengan tema “A Genera(c)tion of Environmental Care” pada hari Sabtu, 24 September 2016. Kegiatan ini bertempat di Ruang Drost Lantai 4, Gedung Utama Kampus III USD.
Retno Herrani Setyati Catarina M. Biotech, selaku Wakil Ketua Program Studi Pendidikan Biologi USD, mengajak semua peserta seminar untuk belajar lebih mencintai bumi melalui kegiatan seminar ini. Beliau turut menyambut seluruh tamu undangan Bapak/Ibu Guru SMA di Yogyakarta yang telah hadir memenuhi undangan seminar ini.
Romo Petrus Sunu H. SJ.,S.Si., M.Sc, sebagai seorang ahli biologi lingkungan,
mengundang seluruh peserta untuk membangun kepedulian terhadap bumi dan juga sesama. Hal ini dikarenakan semakin banyaknya aktivitas yang merugikan bumi, sehingga bumi tidak lagi seindah dulu. “Keindahan merupakan kunci dan inspirasi dari transformasi.” ungkap beliau. Halik Sandera, selaku Direktur Eksekutif WALHI Yogyakarta, berbagi pengetahuan tentang krisis lingkungan hidup dan perubahan iklim. Pengalihan fungsi lahan, pencemaran, dan deforestasi merupakan penyebab utama terjadinya krisis tersebut. “Aktivitas pertambangan, perkebunan besar, pariwisata, dan industri manufaktur, merupakan aktivitas yang berperan besar dalam terjadinya krisis lingkungan hidup dan perubahan iklim.” ungkap beliau. Rudy Prakanto, S.Pd., M.Eng, yang merupakan Mentor Peneliti Muda, mengajak para peserta untuk mulai mengajarkan ilmu penelitian semenjak bangku SMA melalui salah satu kegiatan perkuliahan yaitu Program Praktik Lapangan . “Dengan langkah-langkah: sosialisasi, lokakarya, pendampingan, penyediaan sarana pra-sarana, dan pendanaan, hal ini akan menimbulkan revolusi pembelajaran biologi yang semakin memperhatikan kebaikan lingkungan”.
Nangimatul Muyasaroh, selaku Ketua Panitia Seminar, memaparkan latar belakang pengangkatan tema kegiatan seminar kali ini. “Pada zaman ini, segala sesuatu menjadi serba modern dan kebutuhan menjadi semakin banyak. Tanpa kita sadari, hal tersebut menjadikan kita lupa akan lingkungan. Melalui seminar ini, teman-teman diharapkan untuk sadar akan pentingnya menjaga lingkungan demi keberlanjutan yang akan datang.” ungkapnya. (k_ant)




