USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Universitas Sanata Dharma menjadi Tuan Rumah Rapat Tahunan AJCU-AP

diupdate: 10 tahun yang lalu


Kamis malam, 11 Agustus 2016, Universitas Sanata Dharma (USD) menjadi tuan rumah pembukaan rapat tahunan Association of Jesuit Colleges and Universities in Asia and the Pasific (AJCU-AP). Acara pembukaan rapat tahunan ini diadakan di Ruang Koendjono pukul 18.30 WIB dan dihadiri oleh 22 tamu undangan dan perwakilan dari Sekolah dan Universitas Jesuit dari Jepang, Korea Selatan, China, Thailand, Timor Leste, Filipina, Indonesia, dan Australia.
Acara inti dari pembukaan rapat tahunan AJCU-AP ini adalah penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama antara Universitas Sanata Dharma dengan Ateneo de Naga University dan Instituto Sao Joao de Brito (Timor Leste) dalam area pertukaran pelajar dan fakultas di tingkat mahasiswa dan lulusan, penelitian dan pulikasi, pengembangan dan aplikasi program akademik serta optimalisasi sumber daya. MoU juga ditandangani sebagai bentuk kolaborasi antara Universitas Sanata Dharma dengan Higher Education Jesuit Thai Region yang diakui pemerintah Thailand dalam area pengembangan kurikulum dan sertifikasi, pembentukan staf, beasiswa, penelitian, dan logistik/dukungan lainnya.
Rapat tahunan ini dibuka dengan penampilan Tari Jagones oleh UKM Tari Grisadha dan penampilan lagu keroncong oleh Paulus Tri Nugroho Putro dari UKM Paduan Suara Mahasiswa Cantus Firmus. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Rektor USD Johanes Eka Priyatma, M.Sc., Ph.D. dan Fr. Petrus Sunu Hardiyanto, SJ selaku pimpinan Jesuit Indonesia regional provinsi. Dalam sambutannya, Romo Sunu menyatakan bahwa kolaborasi Universitas dan Sekolah Jesuit ini sangatlah penting karena merupakan sarana pembentukan generasi muda dalam mempersiapkan masa depan serta untuk merespon panggilan Tuhan secara efektif. Beliau juga menuturkan bahwa panggilan Jesuit berupa hubungan umat yang terbarukan dalam gereja, rekonsiliasi dan dialog antar sesama, semangat pembaharuan dan pendalaman semangat Ignasian serta kolaborasi untuk merespon masalah konflik dan diskriminasi.
Sebagai pimpinan AJCU-AP, Fr. Mark Raper, SJ dalam sambutannya menyatakan pentingnya jaringan yang kolaboratif terutama untuk Timor Leste. Selain itu, selaku Ketua Asosiasi Sekolah dan Universitas Jesuit se Asia-Pasifik, Fr. Joel Tabora, SJ juga memberikan sambutannya dalam rapat tahunan ini. Beliau menekankan pada ketahanan hidup manusia sebagai pengalaman yang dapat dibentuk dalam kolaborasi. Aksi nyata yang telah terlaksana adalah Sevice Learning Program 2016 di Sogang University, Korea Selatan, sebagai bentuk aksi sosial dan pelayanan. Beliau juga memaparkan bahwa AJCU-AP memiliki misi di antaranya terwujudnya iman sebagai respon kasih Tuhan, keadilan sosial dalam bentuk berbagai dialog antar budaya dan agama sebagai pemeliharaan masa depan. Pentingnya ketahanan ini adalah sebuah tantangan tetapi bukan resolusi. Beliau menutup sambutannya dengan ucapan terimakasih atas purna tugasnya sebagai Ketua AJCU-AP.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan penandatangan MoU Kolaborasi antara Universitas Sanata Dharma dengan Ateneo de Naga Univeristy, Instituto Sao Joao de Brito (Timor Leste) dan Higher Education of Jesuit Thai Region oleh Rektor Universitas Sanata Dharma, Rektor Universitas Ateneo de Naga, dan Wakil Rektor Bagian Hubungan Luar Negeri Universitas Sanata Dharma, Wakil Rektor Pendidikan Tinggi Universitas Ateneo de Naga, Rektor Instituto Sao Joao de Brito, dan Fr. Agustinus Sugiyo Pitoyo, SJ selaku perwakilan dari Higher Education of Jesuit Thai Region. Acara dilanjutkan dengan makan malam, kemudian sesi selanjutnya setelah makan malam adalah diskusi khusus yang dilaksanakan di ruang Kadarman. Acara hari kedua juga dilaksanakan di ruang Koendjono dengan agenda konferensi yang dipimpin oleh pimpinan AJCU-AP dan presentasi Service Learning Program. (BP)

  kembali