Perkembangan teknologi dan industri terus berkembang sehingga mengharuskan setiap bidang untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan yang terjadi. Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama Universitas Sanata Dharma adalah pariwisata yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Atas dasar visi yang sama, Universitas Sanata Dharma bekerjasama dengan Universitas Sogang, Korea Selatan untuk mencapai visi tersebut melalui kegiatan Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata Grogol. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 14 Juli 2016 bertempat di Pendopo dusun wisata Grogol, Seyegan, Sleman, Yogyakarta.
Kegiatan yang turut menyertakan sembilan mahasiswa dan tiga staf dari Universitas Sogang ini disambut dengan hangat oleh lima puluh peserta yang merupakan pemuda karang taruna, pengelola desa wisata Grogol. Pelatihan dimulai dengan narasumber pertama yaitu Ibu Dra. Savitri Nurmala Dewi, MA. Beliau merupakan Kepala Bidang Pengembangan Produk Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman. Dalam penjelasannya, beliau menekankan bahwa hal yang sangat mendesak bagi perkembangan desa wisata kini adalah mengenai manajamen desa dan kapabilitas sumber manusia dalam bidang hospitality industry. Narasumber yang kedua adalah Bapak Nugroho Krisdianto yang merupakan praktisi desa wisata. Beliau mengajak seluruh pemuda untuk mengenali potensi yang dimiliki desa dan mengembangkannya untuk menarik minat para wisatawan. Beliau turut menuturkan pentingnya kemampuan dalam berbahasa Inggris dalam bidang pariwisata ini. Kegiatan ditutup dengan pemberian kenang-kenangan oleh Ibu Dra. Savitri Nurmala Dewi, MA. kepada perwakilan mahasiswa Universitas Sogang.
Kegiatan pelatihan pengelolaan ini merupakan rangkaian dari program “Short Voluntary Program Sogang University – Sanata Dharma University”. Kegiatan ini akan berlangsung selama sembilan hari, di mana peserta akan diajak untuk menelusuri beberapa tempat wisata dan komunitas yang mewakili kekayaan budaya Indonesia, khususnya Yogyakarta. Peserta yang merupakan mahasiswa Universitas Sogang akan diajak untuk berinteraksi dengan penduduk lokal sembari mengenal lebih dalam tentang budaya Indonesia. Melalui program ini, peserta diharapkan memperoleh nilai-nilai khas budaya Indonesia dan juga nilai-nilai positif kehidupan yang sekiranya kelak berguna bagi kehidupan mereka nantinya. (k_ant)




