USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Mahasiswa USD Adakan Kegiatan Edukasi bagi Lansia di Pedukuhan Semagung

diupdate: 10 tahun yang lalu


Jumlah penyakit degeneratif terus bertambah di seluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Menurut data dari Puskesmas Kalibawang Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2014, terdapat 2372 kasus untuk penyakit hipertensi esensial, 154 kasus untuk penyakit diabetes mellitus (non-dependen insulin), serta 76 kasus untuk penyakit atritis reumatoid. Kebutuhan masyarakat akan kesehatan yang semakin meningkat seharusnya berbanding lurus dengan pemerataan fasilitas kesehatan. Kenyataannya, beberapa wilayah di Indonesia belum mendapatkan fasilitas kesehatan yang optimal, seperti pada Pedukuhan Semagung, Desa Banjaroya, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Fasilitas kesehatan Puskesmas Pembantu Bolon yang hanya beroperasi pada hari Selasa dan Sabtu pada jam 08.00-12.00, Jarak yang harus ditempuh untuk menuju Puskesmas Induk Kalibawang kurang lebih 7 kilometer dengan medan yang cukup berat. Fasilitas yang belum optimal dikhawatirkan menjadi penyebab tingginya angka morbiditas penyakit degeneratif.
Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKMM) dengan bantuan dana dari RISTEKDIKTI berjudul Edukasi: Kenali, Cegah, dan Obati Penyakit Degeneratif (disingkat menjadi KALI CODE) merupakan program yang disusun oleh 5 orang mahasiswa dari Universitas Sanata Dharma yaitu Dendi Putro Anggomantio (Farmasi 2013), Marcellina Dwinanda Dewanti (Farmasi 2013), Roy Gunawan Wicaksono (Farmasi 2014), Cokorda Istri Rai Inelza Yuniastried (Psikologi 2013), dan Merlinda Guntoro (Psikologi 2013). Tim PKMM KALI CODE tersebut membantu mewujudkan kesadaran lansia akan pola hidup sehat, mewujudkan pemahaman lansia mengenai pencegahan dan macam-macam penyakit degeneratif (hipertensi, asam urat, kolesterol dan diabetes mellitus) serta komplikasinya, dan mewujudkan fasilitas pemeriksaan 4 penyakit degeneratif melalui kader lansia. Kegiatan ini dilaksanakan mulai pada tanggal 7 Mei 2016 dengan melakukan skrining secara door to door kepada 50 orang lansia agar lansia yang telah berusia jompo dapat terjangkau.
Kegiatan dilanjutkan edukasi 4 penyakit degeneratif. Edukasi diawali dengan pre-test yang bertujuan mengetahui pemahaman awal lansia, selanjutnya dilakukan ceramah dan tanya jawab serta pembagian buku panduan, kemudian dilakukan post-test untuk mengetahui adanya peningkatan pemahaman dan diakhiri dengan kuis interaktif. Materi edukasi berisi tentang definisi 4 penyakit degeneratif, cara pencegahan, pantangan makanan dan minuman, serta pola hidup sehat. Nilai rata-rata pada pre-test adalah 51,82 dan nilai rata-rata pada post-test adalah 77,73, artinya terdapat peningkatan pemahaman lansia melalui edukasi tersebut. Kegiatan ketiga adalah senam dan Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan pada tanggal 14 Mei 2016. Senam diadakan dengan tujuan untuk mengajak lansia menerapkan pola hidup sehat yaitu olah raga secara rutin. Kegiatan edukasi dan senam bertempat dikediaman Kepala Pedukuhan Semagung, namun beberapa lansia tidak dapat hadir karena faktor fisik yang sudah memasuki usia jompo dan kondisi geografis yang cukup terjal.
Kegiatan selanjutnya monitoring, pada kesempatan ini tim memeriksa kembali kesehatan lansia dan memberikan penjelasan kepada lansia maupun pendamping lansia yang tidak dapat mengikuti kegiatan edukasi. Perbandingan hasil monitoring dan skrining menunjukan adanya peningkatan kesehatan pada lansia yang cukup signifikan. Setelah monitoring, dilaksanakan kegiatan terakhir program ini yaitu kaderisasi. Kaderisasi adalah pelatihan kepada kader lansia dalam penggunaan alat pengukuran tekanan darah, kadar asam urat, kadar kolesterol dan kadar gula darah. Kaderisasi diharapkan dapat mewujudkan fasilitas pemeriksaan 4 penyakit degeneratif secara rutin bagi lansia di Pedukuhan Semagung.         
Program ini berlangsung mulai April hingga Mei 2016 dan nantinya program ini akan dilanjutkan oleh kader lansia yang telah dibentuk. Tim PKMM KALI CODE akan mendatangi kegiatan posyandu untuk melihat apakah kader telah dapat melakukan pemeriksaan kepada lansia. Tim juga akan melakukan evaluasi dari kegiatan PKMM KALI CODE. (DA)

  kembali