USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Seminar BEM USD:
Education is the most powerful weapon which you can use to change the world

diupdate: 11 tahun yang lalu


Berbicara tentang pendidikan seperti tidak ada habisnya. Seperti kalimat di atas, Nelson Mandela dengan yakin menyatakan bahwa pendidikan adalah senjata yang sangat kuat yang bisa kita gunakan untuk mengubah dunia. Berlandaskan itu, Kementerian Pendidikan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sanata Dharma dengan bangga mempersembahkan Seminar Pendidikan yang diadakan pada tanggal 30 April 2016 bertempat di Ruang Koendjono Gedung Pusat Kampus 2 USD Mrican. Dengan adanya seminar pendidikan ini, Kementerian Pendidikan berharap bahwa acara ini dapat menjadi wadah diskusi dan bercerita bagi calon guru-guru muda Sanata Dharma.
Seminar Pendidikan kali ini mengangkat tema “Reimagine Teaching”, yang menghadirkan Amanda Putri Witdarmono, B.S., M.Ed., Putri Indonesia bidang Pendidikan 2008. Beliau hadir sebagai pembicara yang dengan semangat membahas tentang pendidikan di Indonesia. Beliau sendiri merupakan founder We The Teachers, sebuah lembaga riset untuk mendorong pengembangan guru-guru Indonesia. Selain itu, beliau juga bercerita tentang pendidikan yang pernah dijalani dengan berbagai pengalaman di dalam dan luar negeri. Selain itu, beliau juga berbagi kesan selama menjadi pengajar.
Berkaca dari cerminan pendidikan dulu dan sekarang sangatlah berbeda. Oleh karena itu, cara mengajar juga harus berubah dengan menyesuaikan perubahan yang terjadi. Amanda Putri berkata “Kualitas suatu bangsa, ditentukan dari kualitas Sumber Daya Manusianya.” Reimagine Teaching sendiri merupakan ajakan calon-calon guru untuk menjadi pribadi yang mengerti bagaimana cara mengajar yang baik untuk anak-anak didiknya kelak. Hal tersebut dapat terwujud melalui perubahan mindset yang saat ini menjadi sebuah tantangan besar. Amanda Putri sendiri ketika mengajar menerapkan prinsip fun and simple, sehingga pengajaran menjadi tidak membosankan dan mudah diingat. Akan tetapi, pengajaran tersebut tidak terpaku pada buku dan harus menghafal keseluruhan kata, tanpa mengerti maksud kata tersebut.
Dengan terselenggaranya seminar ini, Amanda berharap calon guru-guru muda dapat benar-benar “memanusiakan manusia”. Peran guru tidak hanya mengajar, akan tetapi juga mendidik. Oleh karena itu, dengan pendidikan yang memadai, apa yang dicita-citakan Bangsa Indonesia dapat tercapai. Sehingga, generasi muda Indonesia yang mengubah dunia menjadi nyata di kemudian hari. (RK)

  kembali