USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

LKTD 2016: Menjadi Pemimpin Solid dan Sinergis

diupdate: 11 tahun yang lalu


Potret Indonesia saat ini adalah disparitas antara pemimpin dan yang dipimpin. Krisis kepemimpinan telah menjadi polemik yang cukup serius untuk ditindaklanjuti. Di samping itu pula krisis kepemimpinan juga terjadi dari tingkat dasar ke tingkat yang lebih kompleks, dari jenjang keluarga hingga jenjang nasional.
Terkait dengan permasalahan tersebut, Departemen Penelitian dan Pengembangan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma telah mengadakan kegiatan Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD) guna mendorong dan membantu para peserta untuk mengenal hingga mengaktualisasikan diri menjadi calon-calon pemimpin yang solid dan sinergis. Kegiatan LKTD ini berlangsung dari tanggal 23-24 April 2016 di Wisma Pentingsari Kaliurang, Yogyakarta.
Pelatihan LKTD ini dibimbing oleh trainer Agustinus Herwanto dan team building P2TKP (Pusat Pelayanan Tes dan Konsultasi Psikologi) Universitas Sanata Dharma. Sesi pertama dimulai dengan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, and Threat). Sesi ini mengarahkan peserta untuk menfokuskan perhatian pada kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan ancaman (threat) yang merupakan hal kritis untuk menjadi pemimpin solid dan sinergis. Tujuan dari analisis SWOT diri adalah untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman yang dihadapi oleh seorang pemimpin serta mampu menelaah kekuatan dan kelemahan diri untuk merumuskan strategi kepemimpinan yang realistis dalam mewujudkan tujuan hidup bersama.
Sesi selanjutnya diisi dengan acara breakdown yakni memberikan simulasi dan kesempatan kepada peserta untuk mampu menemukan passion dan strategi yang harus dihadapi dalam menyelesaikan sebuah masalah dalam organisasi baik yang menyangkut kebijakan, sumber daya atau pun faktor eksternal. Keberhasilan seorang pemimpin organisasi bukan hanya saat ia mampu mengembangkan organisasinya hingga menjadi lebih besar, namun bagaimana kesan yang akan dirasakan oleh angggotanya dalam hal pengelolaan sumber daya manusia. Salah satu indikasi dari sesi ini adalah gaya kepemimpinan. Dan sesi terakhir ditutup dengan resolusi dan komitmen peserta LKTD menjadi pemimpin yang solid dan sinergis. (FG)

  kembali