USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Tim Inkai Sanata Dharma Raih 2 Perak 1 Perunggu di Solo

diupdate: 11 tahun yang lalu


Tim Inkai Sanata Dharma yang tidak hanya terdiri dari para mahasiswa Universitas Sanata Dharma tetapi juga siswa-siswi MTs, Mi, dan mahasiswa luar Universitas Sanata Dharma yang tergabung dalam satu tim mengikuti kejuaraan terbuka “Solo Cup”. Kejuaraan ini untuk memperebutkan piala bergilir Danrem 074 Warastratama, diselenggarakan di GOR Manahan Solo 14-17 April 2016 yang diikuti setidaknya 1.200 peserta dari seluruh Indonesia. Yang menarik dalam pertandingan ini adalah ternyata peserta tidak hanya berasal dari Indonesia saja tetapi juga ada 1 tim peserta yang berasal dari kota Sabah, Malaysia.
Pertandingan tersebut dibagi menjadi 2 kategori yaitu kumite dan kata. Sayangnya, dalam pertandingan kata tak satu pun peserta dari tim Sanata Dharma yang berhasil meraih medali. Namun, hal yang berbeda ditunjukkan tim Sanata Dharma dalam pertandingan Kumite.  Regina Pranatalia (PBSI USD 2014) meraih medali perak setelah berhasil mengalahkan pesaingnya dari tim tuan rumah UNS Solo, dan juga Wadokai Salatiga. Regina harus bertekuk lutut mengakui kekalahan setelah tumbang dari tim Lemkari Jawa Tengah. Selain Regina, Alexander Abitama (Akuntansi USD 2014) juga meraih medali dalam pertandingan kumite di kelas Senior Putra under 70 kilograms. Berbeda dengan Regina, pria yang akrab dipanggil Abi ini meraih medali perunggu. Selain mereka berdua, ada satu orang lagi dari tim Sanata Dharma yang berhasil meraih medali perak di kelas senior putri under 77 kilograms, dia adalah Karena Amalia.
“Saya merasa bangga dengan atlet-atlet pilihan saya, meski belum berhasil meraih medali emas namun ini merupakan langkah awal yang bagus bagi mereka untuk berjuang lebih keras lagi ke depannya” kata Senpai Gunawan selaku pelatih UKM karate Inkai Sanata Dharma. Sementara itu senpai Irkhamna Rida selaku pelatih 2 juga mengungkapkan hal yang tak jauh berbeda. “Keberhasilan kali ini dalam meraih perak dan perunggu adalah pintu gerbang sekaligus batu pijakan ke depan untuk meraih emas”. (AR)

  kembali