Pada tanggal 27-31 Agustus 2009, Universitas Sanata Dharma mengirimkan dua mahasiswa sebagai delegasi ke Notre Dame University, Sydney, Australia, untuk mengikuti The Association of South East Asian Catholic Colleges and Universities (ASEACCU) Student Conference 2009. Kedua mahasiswa tersebut adalah Maria Agatha Rina Widiastuti (mahasiswa Sastra Inggris) dan Bernadette Steari Saraswati (mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris). Selain mahasiswa, Universitas Sanata Dharma juga diwakili oleh Rektor USD Dr. Ir. Paulus Wiryono Priyotamtama, S.J. ASEACCU Conference tahun ini mengambil tema “Building a Culture of Life”. Konferensi diselenggarakan di hotel Menzies, Sydney. Selain group discussion dan sharing, peserta diajak bersantai di Koala Park dan pantai Bondi, kemudian dilanjutkan menonton pertandingan cricket di Sydney Cricket Ground. “Konferensi ini membuka wawasan saya tentang bagaimana kita dihadapkan pada pilihan pro-life dan pro-choice. Selain itu, pertemuan dengan para delegasi dari berbagai Negara membuat saya semakin terbuka terhadap perbedaan budaya”, kata Maria Agatha Rina. Konferensi selama 4 hari itu membahas bio-ethic yang kini menjadi dilema bagi umat manusia di dunia. Hari pertama, para peserta diundang mengikuti gala dinner, dengan suguhan pementasan tari suku aborigin dengan iringan musik tradisional. Sebelumnya, Bishop Anthony Fisher, OP, membuka acara dengan doa pembukaan, disusul sambutan dari Prof. Celia Hammond, Vice Chancellor of Notre Dame University, Sydney. Hari kedua, peserta mengadakan diskusi hingga menjelang sore. Diskusi ini menarik, dengan topik yang sedang hangat, yaitu bio-etika. Konferensi ditutup dengan makan malam. Konferensi resmi ditutup pada hari ketiga, yang juga dilakukan oleh Bishop Anthony Fisher, OP. Peserta konferensi kemudian diajak berwisata ke berbagai tempat menarik di Sydney, Australia. Malamnya, diselengggarakan dinner untuk yang terakhir kalinya. Dinner kali ini merupakan barbeque party yang diadakan di halaman kampus Universitas Notre Dame, makanan yang disajikan benar-benar makanan khas Australia seperti daging kangguru panggang dan lamington. Hari terakhir, Minggu, 30 Agustus 2009, konferensi resmi ditutup setelah sebelumnya diselenggarakan misa di St. Benedict’s Church, Notre Dame University. (HHS)




