USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

PSL USD, KOLSANI, dan BASIS Fasilitasi Pembentukan Forum Perubahan Iklim dan Agama-agama di Indonesia

diupdate: 17 tahun yang lalu

Tanggal 8 Oktober 2009 bertempat di Ruang Driyarkara Kampus 2 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta forum tersebut dibentuk sebagai bentuk komitmen untuk berkoalisi dari pihak-pihak yang peduli dengan perubahan iklim dunia dengan mengemban suatu amanat penyadaran umat dan masyarakat luas untuk lebih peduli dan membangun usaha-usaha nyata dalam mengurangi resiko dan mengantisipasi terjadinya dampak dari perubahan iklim yang saat ini terus menerus berlangsung dengan pola-pola yang tak terpahami (terprediksi) oleh perkembangan sains. Forum ini dihadiri pengupas bidang politik (hadir Sony Keraf dan J Muller, SJ), pengupas bidang sosial (A. Sumarwan SJ dan Kristio Budiasmoro), pengupas bidang Ekonomi (Ike Yunita Dewi dan R. Maryatmo), Pembahas Teologi (Lathiful Khuluq, R.P Borrong, Esti Sumarah, dan F. Widyawati). Dalam forum ini dipresentasikan tiga agenda gerakan lingkungan yaitu: “GEREJA KATOLIK JAKARTA di Tengah Bumi Yang Memanas” dibawakan oleh Andang Listyabinawan SJ; “Memelihara Alam, Melawan Pembangunan, Studi Kasus Eksploitasi Pasir Merapi” dibawakan oleh Sunu Hardiyanta, S.J dan “Berdamai dengan Perubahan Iklim, Menyejahterakan Petani: Sebuah Utopia?” dibawakan oleh Budi Widianarko. Jalannya forum ini diarahkan oleh Wiryono Priyotamtama (Rektor USD), M Amin Abdullah (Rektor UINSunan Kalijaga) dan Mgr. Suharyo, S.J (Uskup Agung Semarang). Tiga agenda yang ditawarkan dikupas dalam diskursus mendalam untuk menghasilkan rumusan amanat berisi program, proyek, dan usaha yang dapat membangun lingkungan kreatif dan dapat membina usaha yang berangkat dari kebutuhan rakyat kecil. Dalam pertemuan sehari tersebut akhirnya disepakati bahwa koordinator dan inisiator forum pada tahap awal pembentukan ditunjuk Pusat Studi Lingkungan Universitas Sanata Dharma (PSL USD) yang didukung oleh lembaga-lembaga pendidikan, agama-agama, media, tokoh-tokoh budayawan, dan aktivis lingkungan yang hadir dan bersedia bergabung dalam koalisi ini. Arah dan gerakan dari forum ini adalah perubahan iklim dan agama-agama di Indonesia dengan agenda kepedulian pada air dan energi melalui strategi implementasi berupa edukasi dan penyadaran (amanat profetis) umat dan masyarakat luas. Dalam forum komunikasi ini juga dihadirkan tokoh media, budayawan, dan rohaniwan yang sekaligus sebagai penggerak masyarakat peduli lingkungan yaitu: St. Sularto, Brigitta Isworo, V Kirjito Pr., GPH Dipo Kusumo, Sudiarja S.J, Fachuruddin Mangunjaya, dan Syafa’atun Almirzanah. Forum sidang-sidang pleno ini dikendalikan oleh para moderator handal yaitu: P Ari Subagyo, Ninik Yudianti, Heru Prakoso SJ, G.P. Sindhunata, S.J dan B Kieser SJ. (Kris)

  kembali