Komunitas Studi Kebangsaan (KSK) Universitas Sanata Dharma (USD) dengan sukses melaksanakan kegiatan Garbage Walk (GW), Minggu (6/3). Kegiatan tersebut secara antusias disambut dan diikuti oleh sekitar 79 peserta yang berasal dari Universitas Sanata Dharma, Atmajaya, STTNAS, Poltekes Surakarta, dan beberapa siswa SMA 1 Jogonalan, Klaten. Dengan mengusung tema Pay It For World, kegiatan yang berakhir di depan Monumen Serangan Umum 1 Maret ini didedikasikan sebagai gerakan membangun tanggung jawab bersama terhadap lingkungan hidup.
GW merupakan kombinasi antara jalan santai dan aksi pemungutan sampah. Peserta dilepas dari tiga titik keberangkatan, yaitu sekitaran Taman Parkir Abu Bakar Ali (pos 1), depan JNM – Barat titik nol KM (pos 2), dan depan Superindo – Timur titik nol KM (pos 3). Mereka dibekali dengan sebuah karung yang digunakan sebagai wadah untuk menampung sampah. Semua sampah yang telah terkumpul dibuang di tempat sampah yang ada di sepanjang area tracking atau diletakkan di tempat yang telah ditentukan di titik akhir perjalanan.
Rektor USD Johanes Eka Priyatma, M.Sc., Ph.D. dalam kata sambutannya menghimbau kepada seluruh peserta agar sekiranya aksi memungut sampah bukan hanya dilakukan dalam GW saja. Akan tetapi, selepas dari kegiatan tersebut, semuanya dapat lebih peka terhadap kebersihan lingkungan sekitar. Selain itu, Dr. Yoseph Yapi Taum, M.Hum. selaku pembina KSK dan Emanuel Roberto sebagai ketua panitia juga menambahkan hal senada, yaitu semoga semangat yang telah terbangun bersama dalam GW boleh mempengaruhi banyak orang untuk turut terlibat dalam menyelamatkan bumi dari pencemaran sampah.
Kegiatan yang berakhir sekitar pukul 13.00 ini dimeriahkan oleh penampilan tim akustik dari EsTeh Band dan Orde Band. Tidak mau kalah, perwakilan Lembaga Bahasa USD bernama Co Po Com juga membawakan sajian puisi yang menyinggung keprihatinan mereka soal lingkungan. Di sela-sela sambutan, Asto; mahasiswa Teknik Informatika USD, angkatan 2014 memecah keseriusan peserta dengan menembakkan punch line yang menggelitik. Di penghujung acara, DNA; kelompok dance Farmasi USD memimpin flasmob bersama dengan seluruh peserta dan panitia.
Mengapresiasi Para Penyapu Jalan
Semangat yang didengungkan dalam GW adalah kepedulian terhadap lingkungan hidup dari limbah sampah. Oleh karena itu, KSK telah menyiapkan bingkisan khusus bagi para petugas penyapu jalan yang telah berjasa
membersihkan jalan Malioboro selama ini. Sekitar enam orang penyapu jalan mendapat apresiasi dari KSK berupa paket sembako. Mereka adalah para petugas yang bekerja sejak pukul 03.00 hingga 11.00 di bawah pengawasan Unit Pelaksana Teknis Malioboro.
Dalam kesempatan untuk menyampaikan kesannya atas terselenggaranya GW, ia mengungkapkan perasaan bahagianya karena telah memberikan penghargaan atas kerja keras mereka. Sembari itu, ia juga menghimbau agar orang-orang muda terus terlibat dalam menjaga lingkungan sekitar tetap bersih. [Carlo]




