Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma (FF USD) meraih Juara Umum Olimpiade Farmasi Klinik Indonesia (OFKI) 2015 yang diadakan di Batam pada tanggal 1 – 6 Desember 2015. Acara tersebut dipersembahkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Badan Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Batam bekerjasama dengan Farmasi Universitas Padjadjaran. Olimpiade Farmasi Klinik Iindonesia merupakan salah satu ajang bagi mahasiswa Farmasi Indonesia untuk berkompetisi serta menguji kemampuan dan pengetahuannya dalam dunia farmasi klinik. Belum genap satu bulan, FF USD menjadi Juara Umum Patient Counseling Event (PCE) Pharmanova tingkat Nasional di Institusi Teknologi Bandung pada tanggal 13 – 15 November 2015 dan mahasiswa berhak mewakili Indonesia dalam PCE tingkat Dunia yang akan berlangsung di Zimbabwe 2016.
Ajang OFKI 2015 diikuti oleh 36 tim yang berasal dari 18 perguruan tinggi di Indonesia, tiap tim terdiri dari 3 orang. FF USD mengirim 2 tim yaitu Tim Inaria (Liliana-2012, Maria Angelika S.-2012, dan Albertus Ivan B.-2013) dan Tim At a Glance (Richard A. Sadeli-2012, Adis Pranaya Y.-2012, dan Sona Karisnata I.-2012). Olimpiade tingkat nasional ini menantang setiap tim untuk berkompetisi dalam tim dan juga individu. Terdapat tujuh lomba yang diadakan oleh OFKI yaitu Self Medication Tournament (SMT), Pharmaceutical Care and Plan Case Report (PCPCR), Debat Kefarmasian, Patient Counseling Event (PCE), Cerdas Cermat Farmasi (CCF), Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), dan Poster. Selain mengikuti lomba para peserta OFKI juga diberi perbekalan berupa pelatihan dan seminar tentang farmasi klinik dasar.
Berkat bimbingan dari dosen pembimbing, tim FF USD menjadi tim yang solid dan tangguh di mana di setiap lomba tim FF USD selalu berhasil lolos di penyisihan bahkan hingga final. Pada Self Medication Tournament (SMT), tim At a Glance berhasil lolos ke 20 besar final. Pada PCPCR, tim Inaria dan At a Glance berhasil lolos ke 20 besar final dan Adis Pranaya Yakin (2012) menjadi Juara 1 Pharmaceutical Care and Plan Case Report (PCPCR) dengan berhasil memecahkan kasus vaginal dryness, osteoporosis, dan hipertensi. Pada debat kefarmasian, kedua tim FF USD berhasil lolos hingga perempat final dan tim Inaria berhasil melanjutkan hingga babak final, dimana terpilih 4 finalis yaitu USD, ITB, UAD dan UNPAD lalu dipilih 2 pemenang. Tim FF USD menjadi juara kedua dan diraih oleh Albertus Ivan B. (2013) dan Maria Angelika S. (2012), sedangkan juara pertama diraih oleh ITB.
Pada PCE, kedua tim FF USD berhasil lolos 15 besar finalis dan Sona Karisnata I. (2012) menjadi juara 1 Patient Counseling Event (PCE) dengan berhasil menyelesaikan konseling dengan kasus obat kontrasepsi dan gangguan intestinal. Pada CCF, kedua tim FF USD berhasil lolos hingga semifinal. Pada LKTI, kedua tim FF USD berhasil lolos menjadi 10 besar finalis LKTI terbaik dan tim At a Glance (Richard-2012, Adis-2012, dan Sona 2012) berhasil meraih juara 3 LKTI yang berjudul “Optimalisasi Peran Farmasis Klinik Untuk Peningkatan Hasil Terapi Pasien: Pengembangan Berbasis Bukti”.
Dengan perolehan 2 emas, 1 perak, dan 1 perunggu FF USD berhasil memuncaki perolehan medali diikuti Institut Teknologi Bandung dan Universitas Padjadjaran, sehingga FF USD ditetapkan sebagai Juara Umum OFKI 2015 dan Tim At a Glance sebagai tim terbaik dengan perolehan 2 emas dan 1 perunggu. Prestasi yang membanggakan ini tidak lepas dari dukungan civitas Universitas Sanata Dharma, FF USD dan bimbingan para Dosen pembimbing. Semoga dengan prestasi Juara Umum OFKI 2015, FF USD mampu mewarnai dunia kefarmasian dan terus memberikan prestasi sebagai insan yang cerdas dan humanis. (ai)




