USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Festival Budaya Nusantara USD, Mewujudkan Sabda Budaya Driyarkara

diupdate: 11 tahun yang lalu


Rangkaian acara Festifal Sanata Dharma akhirnya mencapai puncaknya pada hari Jumat 30 Oktober 2015. Festival Budaya Nusantara adalah acara yang menjadi perayaan puncak sekaligus hiburan yang disajikan dan dapat dinikmati oleh seluruh civitas akademika Universitas Sanata Dharma (USD).
Acara yang bertempat di area Kampus 2 USD Mrican atau tepatnya di Lapangan Sepak Bola USD ini dihadiri oleh lebih dari 3000 orang baik tua maupun muda, mahasiswa dosen juga karyawan yang ingin menikmati sajian makanan, kesenian, dan kebudayaan khas dari beberapa daerah yang dipetunjukkan pada acara malam hari itu. Adapun 3 daerah yang mempertontonkan kebudayaan dan kesenian mereka yakni Sumatera Utara yang mewakili daerah bagian barat Indonesia, Yogyakarta yang mewakili bagian tengah, dan Nusa Tenggara Timur yang mewakili wilayah bagian timur Indonesia. Stand dari daerah-daerah ini juga menampilkan pertunjukan kecil sebagai hiburan bagi para pengunjung dan terlebih lagi memperkenalkan kebudayaan mereka kepada masyarakat Yogyakarta.
Selain menampilkan kebudayaan dan kesenian khas dari berbagai daerah, acara pada malam yang penuh semarak itu juga dimeriahkan oleh total 120 performers atau pengisi acara yang menyajikan lagu-lagu, tarian, dan paduan suara yang berbau Indonesia di panggung utama. Konsep sekaten, tema venue yang disiapkan oleh panitia memberikan kesenangn tersendiri bagi pengunjung yang menyukai permainan memacu adrenalin. Permainan seperti kora- kora dan kursi putar menjadi area yang paling ramai didatangi pengunjung. Akan tetapi di balik seluruh stand atau spot hiburan tersebut, ada sebuah spot berbentuk ruangan yang sangat krusial dan memiliki makna paling penting dalam acara malam puncak ini bahkan seluruh kegiatan Fesadha. Ruang Driyarkara, merupakan ruangan di mana terdapat gambaran perjalanan pelayanan seorang Driyakara dalam merintis berdirinya Sanata Dharma. Dari yang awalnya PTPG, menjadi IKIP, dan hingga saat ini telah berkembang menjadi sebuah Universitas. Dokumentasi perjalanan tersebut disusun elegan dengan penataan lampu yang remang-remang memberikan kesan sakral pada ruangan ini. Sangat banyak pengunjung yang tertarik mengikuti perjalanan seorang Driyarkara dengan berfoto, membaca dan melihat-lihat isi ruangan tersebut.
Sabda Budaya Driyarkara ialah tema besar yang coba diartikan secara langsung lewat Festival Sanata Dharma pada tahun ini. Sehingga setiap orang muda, mahasiswa benar-benar menjunjung tinggi nilai kebudayaan yang telah dimiliki Indonesia sejak dulu. Negara yang penuh dengan keberagaman membuat Indonesia menjadi kaya akan budaya. Namun seiring perkembangan zaman, baiklah budaya yang telah diwarisi oleh nenek moyang tidak punah dan sirna begitu saja. Seperti seorang Driyarkara yang menjunjung tinggi nilai kebudayaan.
Acara berlangsung mulai dari pukul 18.00 WIB hingga 23.00 WIB. Festival ini tentunya akan diulang setiap tahun dan menjadi agenda rutin Universitas dengan menyajikan kebudayaan lain yang ada di Indonesia. Namun rangkaian Festival Sanata Dharma masih menyisakan 1 acara lagi dan merupakan acara utama yang rencananya akan diselengarakan pada 7 Novermber 2015. Segenap mahasiswa USD akan turun ke jalan dan bersama-sama membersihkan jembatan Janti dalam rangka pembersihan "sampah-sampah" visual yang mengganggu pemandangan. "Selain turun langsung ke jalan dan membersihkan sampah visual, kami juga akan membagikan tong sampah gratis ke berbagai wilayah di Yogyakarta yang masih kotor dan masyarakatnya memiliki kesadaran yang masih rendah dalam menjaga lingkungan." ungkap Ananta selaku Ketua dan Koordinator Festival Sanata Dharma. (TKAP)

  kembali