USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Pertunjukan Wayang Orang Rama Parasu: Persembahan dari Panca Budaya

diupdate: 11 tahun yang lalu


Jumat (30/10), kelompook Wayang Orang Panca Budaya bekerjasama dengan Universitas Sanata Dharma mempertunjukkan wayang orang mengenai Rama Parasu di halaman depan Gedung Auditorium Driyarkara, Kampus 2 USD Mrican. Acara ini diadakan sebagai salah satu rangkaian acara Dies Natalis USD yang ke-60.
Rama Parasu, yang juga dikenal sebagai Rama Bargawa, adalah seorang dari kaum Brahmana yang membenci kejahatan yang dilakukan oleh para bangsawan: perselingkuhan, korupsi, dan sebagainya. Tidak ada yang berani menentang mereka, kecuali Rama Parasu. Untuk itulah, ia menghukum mati mereka agar hal itu tidak lagi terjadi.
“Akhirnya, para dewa khayangan mengingatkan Bargawa.” kata Tukiran, sutradara pertunjukan wayang orang empat adegan ini. “Kalau ia menghukum mati mereka, mati dan hidupnya manusia bukan ditentukan Bargawa, itu kehendak Tuhan.” jelasnya.
Bambang Purnomo, selaku Ketua acara mengatakan bahwa motivasi awal wayang orang ini adalah untuk menjadi awal bagi civitas academica Universitas Sanata Dharma peduli terhadap pelestarian wayang orang. “Itu adalah dari keprihatinan saya. Kita semua punya tanggung jawab untuk melestarikan budaya kita.” ungkapnya.
Panca Budaya, salah satu kelompok seni yang dimotori oleh Jogja Istimewa, tidak hanya memberikan pertunjukan di Universitas Sanata Dharma. Tukiran mengungkapkan bahwa setiap bulan mereka mengadakan pertunjukan di berbagai tempat, dengan cerita yang berbeda-beda. “Setiap tahun kita mendapat jatah dari Dikti sejak tahun 2013.” katanya.
Dalam pertunjukan ini, yang hadir tidak hanya para mahasiswa dan para karyawan saja, tetapi juga warga setempat. Meski tidak semuanya berasal dari suku Jawa, tetapi mereka semua tampak menikmati pertunjukan tersebut. (GMP)

  kembali