USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Story Telling and Writing Contest 2015 PGSD USD: Ketika Kepedulian akan Pendidikan dan Lingkungan Bertemu

diupdate: 11 tahun yang lalu


Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) USD Pada hari Sabtu, 10 Oktober 2015 menyelenggarakan Story Telling and Writing Contest 2015. Acara ini merupakan sebuah English Contest yang melibatkan mahasiswa PGSD se-DIY Jateng.
Pada penyelenggaraan English Contest tahun ini, panitia mengangkat tema kepedulian lingkungan, yaitu “In This Broken World, What Have You Done?” Tema yang dipilih ini selaras dengan tema yang dipilih prodi PGSD untuk kegiatan perkuliahan semester gasal ini.  “Semester ini prodi PGSD mengangkat tema lingkungan dalam kegiatan perkuliahan. Hal ini merupakan salah satu latar belakang pemilihan tema acara ini. Namun, selain itu, pemilihan tema lingkungan ini juga dikarenakan lingkungan dinilai dekat dengan anak-anak. Kepedulian akan lingkungan inilah yang harus diajarkan kepada anak-anak sedini mungkin. Karena ketika mereka sedari kecil sudah punya habit akan lingkungan yang baik, maka habit itu akan terus dibawa sampai dewasa.” ungkap Gia Tirza, Ketua Panitia Story Telling and Writing Contest 2015.
Berangkat dari tema tersebut, panitia ingin mengajak calon-calon guru sekolah dasar untuk mempromosikan kepedulian ini melalui kompetisi story telling dan writing. Pemilihan dua lomba ini pun juga didasarkan akan kebutuhan anak-anak dalam hal metode pendidikan. “Pemilihan lomba story telling dan writing ini dikarenakan kita sebagai calon guru sekolah dasar harus mencari metode pengajaran yang meyenangkan bagi anak-anak seperti metode bercerita. Melalui metode bercerita ini, kita juga bisa melatih imajinasi dan kreativitas anak-anak. Hal ini bisa menjadi nilai plus dalam mengajar anak-anak.” kata Gia Tirza dalam wawancara.
Ajakan akan mempromosikan kepedulian lingkungan ini pun direspon sangat positif oleh 41 mahasiswa PGSD dari berbagai universitas di DIY-Jateng. Respon positif akan kegiatan ini pun juga datang dari sebuah universitas yang letaknya sangat jauh dari Yogyakarta. Universitas tersebut adalah Universitas Purwokerto yang mengirimkan hingga belasan mahasiswa untuk mengikuti lomba ini. Selanjutnya, melalui cerita-cerita anak-anak yang dituliskan di atas kertas dan yang diperagakan dengan berbagai properti pendukung yang menarik, terdapat seorang peserta yang mengangkat permasalahan lingkungan yang kini sedang menjadi perhatian masyarakat luas Indonesia, yaitu tentang kebakaran hutan. Ada pula peserta yang mengangkat cerita kematian ikan-ikan laut akibat banyaknya sampah-sampah di lautan, cerita tentang hewan-hewan yang kehilangan tempat tinggal akibat penebangan liar, cerita tentang pencemaran sungai, dan masih banyak lagi.
Melihat partisipasi dan respon positif dari berbagai universitas dan peserta lomba ini, panitia berharap bahwa lomba ini terus diadakan setiap tahunnya. Lomba ini pun sebenarnya menjadi wadah bagi para mahasiswa PGSD untuk semakin mengasah kemampuan Bahasa Inggrisnya. Harapannya, para mahasiswa PGSD dapat menjawab kekurangan guru Bahasa Inggris dan penyelenggaraan pembelajaran Bahasa Inggris yang dinilai kurang memadai di beberapa daerah di Indonesia. Dengan kata lain, lomba ini menjadi wadah bagi para mahasiswa PGSD untuk semakin meningkatkan kualitas pendidikan yang akan diberikan nantinya ketika menjadi guru dan sekaligus untuk mempromosikan kepedulian akan lingkungan.
Akhirnya, panitia pun mengucapkan selamat dan profisiat kepada para pemenang Story Telling and Writing Contest 2015 berikut ini. Story Telling Contest: Gita Nur Izzati dari Universitas Negeri Semarang (Juara I), Tsabita Fiki Amalia dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (Juara II), dan Manisya Lis Pratitis dari Universitas Negeri Yogyakarta (Juara III). Writing Contest: Gabriela Aldegonda Kristianti Sorongan dari Universitas Sanata Dharma (Juara I), Avrilia Nurhasanah dari Universitas Negeri Yogyakarta (Juara II), dan Risma Yunita Wijayanti dari Universitas Negeri Yogyakarta (Juara III). (MDR)

  kembali