Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Sanata Dharma pada tanggal 25 dan 26 September 2015 mengadakan salah satu program tahunannya yaitu International Language and Language Teaching Conference (LLTC). Tahun ini merupakan kali kedua bagi PBI USD dalam mengadakan kegiatan LLTC, di mana kegiatan ini pertama kali diadakan pada tahun 2014 dan masih berskala nasional. Tahun ini, PBI mengadakan kegiatan LLTC dengan mengangkat tema ESL Teaching in the 21st Century: Research and Trends.
Kegiatan ini terdiri dari keynote speech, parallel session, dan plenary speakers. Keynote speech diisi oleh tiga pembicara yang merupakan ahli dalam bidang pengajaran Bahasa Inggris; Mr. Raqib Chowdhury (Monash University, Australia), Mr. Concilianus Laos Mbato, Ph. D (Sanata Dharma University), dan Mr. Rod Ellis (University of Auckland and Shanghai International Studies University). Plenary Speakers yang hadir untuk berbagi pengetahuan dengan para mahasiswa adalah Mr. Barli Bram Ph. D dan Mr. Ouda Teda Ena, M.Pd., Ed.D. (Sanata Dharma University). Parallel session diisi oleh para dosen yang datang tidak hanya dari Indonesia, namun dari 14 negara yang tersebar di seluruh dunia.
Dalam sambutannya, Ibu Veronica Triprihatmini, S.Pd., M.Hum., M.A. , selaku Ketua Organisasi LLTC, mengungkapkan bahwa kegiatan yang bertepatan dengan HUT USD yang ke-60 ini merupakan bukti komitmen dari PBI dalam menyatukan keanekaragaman pengajaran Bahasa Inggris di seluruh dunia dalam sebuah forum untuk berbagi, berkolaborasi, dan memahami satu sama lain. Selanjutnya, sambutan diberikan oleh Kepala Program Studi PBI, Bapak Paulus Kuswandono, Ph.D. , di mana beliau mengajak tiap peserta baik nasional maupun internasional untuk menikmati setiap momen selama berada di Universitas Sanata Dharma dan juga Yogyakarta, kota yang memiliki kekayaan budaya. Rektor Universitas Sanata Dharma Drs. Johanes Eka Priyatma, M.Sc., Ph.D. berharap bahwa kegiatan ini tidak hanya bermanfaat untuk memajukan pentingnya penelitian untuk pendidikan Bahasa, namun juga untuk menjadi fasilitas bagi para dosen dan mahasiswa dalam berbagi pengetahuan, nilai, dan kesadaran mengenai pendidikan Bahasa Inggris dengan saling menghargai satu sama lain. (k_ant)




