USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Tim PKM-M USD: Mencegah Hipertensi dengan Metode "PENGANTEN"

diupdate: 11 tahun yang lalu


Salah satu Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M) Universitas Sanata Dharma (USD) melakukan program kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga akan bahaya hipertensi dan mencegah hipertensi dengan masakan Anti-Hipertensi. Selain itu tim juga meningkatkan kesadaran warga untuk rutin melakukan pengukuran tekanan darah.dengan menyiapkan kader dan menambah jumlah alat tensimeter.
Tim PKM-M “PENGANTEN" (PEngenalan hidaNGan ANti hiperTENsi) tersebut terdiri dari Andriana Cindy Salim, Rury Henggar Tyas Utami, Andre Syofian, Hastyamida Sepha Silvia Putri Handoko , Rosalia Stefani Making, dan dibimbing oleh Dr. Rita Suhadi, M.Si, Apt.
Tim PKM-M “PENGANTEN” melakukan edukasi yang ditujukan kepada ibu-ibu di Padukuhan Pusmalang, Wukirsari, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta. Padukuhan Pusmalang dipilih karena kurangnya kesadaran warga untuk rutin mengukur tekanan darah dan menurut data posyandu 20-30 orang warganya telah menderita hipertensi yang 5 di antaranya mengalami stroke. Sedikitnya jumlah kader dan alat tensimeter menjadi salah satu penyebab warga enggan untuk rutin mengukur tekanan darah.
Ibu-ibu dipilih karena mempunyai peran penting dalam menyajikan masakan dan menjaga kesehatan anggota keluarganya. Ketika ibu-ibu telah mempunyai pengetahuan dan keterampilan mengenai hidangan sehat anti hipertensi, maka diharapkan semakin kecil kemungkinan keluarga itu terkena hipertensi
Tim melakukan edukasi pada bulan April-Mei dengan materi pada Minggu I: Pengenalan, bahaya, gejala serta penyebab hipertensi. Minggu II: Hipertensi menyebabkan berbagai penyakit, pola makan anti-hipertensi. Minggu III: Resep masakan Anti-Hipertensi, dan Minggu IV: Lomba Memasak dan Cerdas Cermat. Lomba memasak bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kreatifitas ibu-ibu dalam menyiapkan hidangan Anti-Hipertensi. Pada bulan Juni dilakukan eduksi tambahan mengenai Tanaman Obat Penurun Tekanan Darah.
Peningkatan pengetahuan diukur dari nilai Pre-Test & Post-Test, pada Minggu I (Rata-rata nilai Pre-Test 5,60 & Post-Test 5,87) dan pada Minggu II (Rata-rata nilai Pre-Test 5,32 & Post-Test 5,84) terdapat sedikit peningkatan pengetahuan setelah diberikan edukasi, sedangkan pada minggu III (Rata-rata nilai Pre-Test 3,21 & Post-Test 5,03) terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan, yang menandakan ibu-ibu sebelumnya masih belum memahami resep masakan Anti-Hipertensi. Pada lomba masak hampir seluruh ibu-ibu mengolah masakan sesuai dengan kriteria Anti-Hipertensi. (AS)

  kembali