Acara tersebut diselenggarakan di Ruang Meeting Room II Kampus III USD Paingan pada Sabtu (30/5). Kegiatan ini bertujuan mendengarkan curah pandangan guru-guru BK terkait dengan tantangan guru BK pada zaman sekarang dan mengawali pembentukan Pusat Studi Konseling Sekolah.
Curah Pandangan ini menghadirkan pembicara utama Breeda McGrath, Ph.D. sebagai konsultan Pusat Studi Konseling Sekolah dan moderator Dr. M.M. Sri Hastuti, M.Si. Ibu Breeda memaparkan bahwa pada tahun 1970-1980 di Amerika Serikat peran konseling sekolah sangat kurang dihargai. Zaman sekarang konselor sekolah sangat dicari-cari bahkan menjadi profesi yang mengagumkan. Perkembangan jaman membuat seseorang menjadi individualis dan kurang bersosialiasi, sehingga seseorang sulit untuk mengungkapkan pikiran dan perasaannya. Dari sebab itu, konselor sekolah di Amerika Serikat sangat berperan penting dalam membantu seseorang khususnya peserta didik mengatasi permasalahan yang dihadapi.
Acara dilanjutkan dengan pemaparan pengalaman setiap guru BK yang hadir. Salah satunya ialah F. Sugeng Subagyo, S.Pd., M.Si., beliau mengatakan bahwa guru BK harus mampu mengubah pandangan guru BK sebagai polisi sekolah. Guru BK sebaiknya menjadi sahabat bagi peserta didiknya dan bahkan dengan rekan guru bidang studi. Guru BK juga sebaiknya proaktif menjalin relasi dengan peserta didik, rekan guru dan orang tua supaya BK dipandang baik dan memang tulus ingin membantu.
Kedepannya Pusat Studi Konseling Sekolah Universitas Sanata Dharma akan membantu guru-guru BK dalam meningkatkan peran sebagai guru BK yang profesional dalam melayani klien atau peserta didik di sekolah masing-masing. Berbagai kegiatan akan dilakukan seperti pelatihan yang difasilitasi oleh Pusat Studi Konseling Sekolah USD dan The Chicago School of Professional Psychology. (DI)




