Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Sanata Dharma (USD) yang terdiri dari Margaretha Wulan Kurniasari, Tria Noviana, Rita Tjhin, dan Susana Flaviana, dengan dosen pembimbing Yohanes Dwiatmaka, M.Si. meluncurkan program pendampingan bertema Pelatihan dan Pendampingan Pengelolaan Tanaman Obat (Ladang Tobat). Lokasi pendampingannya di Panti Sosial Pondok Dhuafa (PSPD) Hafara Yogyakarta. Masyarakat sasarannya adalah para penderita eks. psikotik di PSPD Hafara. Tim PKM USD ini menyelenggarakan kegiatan tentang cara pengelolaan tanaman obat bagi para penderita eks. psikotik. Wulan mengungkapkan, kegiatan tersebut berlangsung selama 4 bulan, dari Februari – Mei 2015, setiap Sabtu sore.
Pada awal program, masyarakat sasaran dikenalkan tanaman obat. Selanjutnya mereka diberikan pelatihan penanaman tanaman obat serta cara merawat tanaman obat tersebut. Program tersebut berlangsung dengan menggunakan media audio-visual (lagu dan gambar) serta praktek langsung di lapangan. Selama pendampingan para penderita eks. psikotik juga menerima edukasi mengenai manfaat tanaman obat dalam menyembuhkan penyakit ringan serta pengolahannya. Menurut Tria, program pendampingan dilakukan secara bertahap agar para penderita eks. psikotik dapat memahami materi yang diberikan sedikit demi sedikit.
Dengan program pendampingan ini, harapannya para penderita eks. psikotik dapat kembali produktif bekerja. Selain itu, penderita psikotik juga dapat mengenal dan mengetahui cara pengolahan tanaman obat untuk menyembuhkan penyakit-penyakit ringan. Dengan adanya pelatihan dan pendampingan ini diharapkan juga dapat memberikan variasi kegiatan bagi para penderita eks. psikotik. Selain itu, kegiatan ini dapat membantu meringankan keuangan PSPD Hafara dalam memenuhi kebutuhan para penderita psikotik melalui pengelolaan tanaman obat sebagai komoditi yang memiliki nilai jual. (MWK)




