USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

PSPA USD Adakan Workshop Seeking Jobs

diupdate: 12 tahun yang lalu


Program Studi Profesi Apoteker (PSPA), Fakultas Farmasi (FF) Universitas Sanata Dharma (USD) mengadakan workshop bagi mahasiswa PSPA angkatan 30. Workshop ini diadakan pada hari Sabtu, 25 April 2015 pukul 08.00-selesai WIB, bertempat di Ruang Multimedia, Kampus III USD Paingan. Tema yang diangkat adalah Seeking Jobs. Ada tiga pemateri yang hadir, yaitu: Dr. Gregorius Budi Subanar, SJ. (Dosen program studi S2 Ilmu Religi dan Budaya USD); Ibu Fitria Widyastuti, S,Psi (HRD PT. Prodia Widyahusada wilayah V), dan ibu Valentina Ermita Herdani, S.Farm.,Apt. (alumni FF USD angkatan 2006). Acara tersebut juga dihadiri oleh ibu Maria Wisnu Donowati M.Si., Apt. selaku Wakil Ketua program studi PSPA USD (Wakaprodi). Workshop ini dibagi menjadi tiga sesi dan bertujuan untuk mempersiapkan calon apoteker masuk dunia kerja. 
Sesi pertama dipaparkan oleh Dr. Gregorius Budi Subanar, SJ. Beliau menyampaikan materi tentang “Etika Kerja dalam Kalangan Dunia Kesehatan, khususnya Bidang Farmasi.” Etika (Etos) merupakan adat, kebiasaan, dan karakter, juga terkait dengan prilaku dan moral baik. Etika adalah kesadaran adanya orientasi nilai-nilai yang mengarahkan kesadaran akan kewajiban yang menuntun pada realisasi. Proses etik melibatkan akal sehat. Akal sehat ini terbagi menjadi dua, yaitu : Clear (jelas) dan Distinct (terpilah). Dimensi kerja dilihat dalam beberapa perspektif, yaitu: Antropologis, psikologis, sosial, politik dan ekonomi. Dimensi kerja ini menjadi pertimbangan etik dalam bekerja atau menjalankan profesi.
Sesi kedua diisi oleh Ibu Fitria Widyastuti, S.Psi (HRD PT. Prodia Widyahusada wilayah V).Beliau memaparkan materi tentang kiat-kiat yang dilakukan untuk melamar pekerjaan. Beliau menjelaskan beberapa hal yang penting terkait bagaimana membuat surat lamaran yang benar, penulisan Curriculum Vitae, hingga cara menghadapi interview. Sebelumnya, mahasiswa sudah diminta untuk menuliskan surat lamaran. Surat tersebut kemudian dikoreksi bersama.
Sesi ketiga diisi oleh Valentina Ermita Herdani, S.Farm.,Apt. Beliau merupakan salah satu alumni FF USD angkatan 2006 yang sekarang bekerja sebagai Clinical Research Associate (CRA) bidang Clinical Trial PT. Prodia Widyahusada. Pada sesi ini, beliau menceritakan tentang ranah pekerjaan seorang apoteker, khususnya di Laboratorium Uji Klinik PT. Prodia Widyahusada. Menurutnya, lingkup pekerjaan kefarmasian sangat luas, antara lain: Quality control, produksi, regulasi, tenaga teknis kefarmasian, instalasi farmasi rumah sakit, apotek, BPOM, clinical trial, laboratorium, dan promosi kesehatan. Wanita yang sejak tahun 2012 bekerja di laboratorium klinik Prodia ini juga memperkenalkan banyak alumni FF USD yang sudah sukses dan menduduki posisi strategis di PT. Prodia Widyahusada.  Beliau berpesan agar apoteker lulusan FF USD dapat berkompetisi dan berkontribusi secara nyata di dunia kerja kelak.
Workshop ini merupakan rangkaian dari kegiatan Achievement, Motivation, and Trainning Pharmacist (AMOTRAP) yang berlangsung Senin-Rabu, 16-18 Februari 2015 lalu. Rangkaian workshop serupa sudah diadakan sebanyak tiga kali. Tema yang disampaikan pun berbeda. Selain workshop ini, ada tiga workshop yang dilaksanakan sebelumnya dengan tujuan menyempurnakan materi pembelajaran di PSPA, yaitu: 1) Pharmacy Quality Assurance I (Dra. Dwi Pudjaninsih, MMR., Apt dan Drs. Djaman Ginting Manik, Apt) pada hari Sabtu, 21 Maret 2015; 2) Pharmacy Quality Assurance II (Drs. Novriadi., Apt) pada hari sabtu, 28 Maret 2015; 3) Quality Management System (Didik Suyatno, S.Si., Apt) pada hari sabtu, 18 April 2015. Para pembicara merupakan praktisi yang berasal dari apotek, rumah sakit, dan industri farmasi.
Seluruh rangkaian workshop yang diadakan oleh PSPA USD diikuti dengan sangat antusias oleh para calon apoteker ini. Sahat Pardamean Simbolon, S.Farm (148115202) mengaku bahwa workshop ini dapat memberikan gambaran untuk persiapan memasuki dunia kerja. Narusumber yang dihadirkan juga sudah sangat berpengalaman di bidangnya, sehingga bekal yang diperoleh sesuai dengan kondisi kerja yang real. “Saya berharap workshop seperti ini dapat terus diadakan, tentunya dengan pemateri yang kompeten. Materi yang diperoleh dari workshop ini dapat dijadikan bekal untuk ke depannya.” demikian ungkapnya. (LIV)

  kembali