Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) merupakan sebuah ajang yang bertujuan untuk memilih dan memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang meraih prestasi tinggi serta memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan kurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler sebagai wahana menyinergikan hard skills dan soft skills mahasiswa. Harapannya, setiap perguruan tinggi terdorong untuk mengembangkan iklim kehidupan kampus yang dapat memfasilitasi mahasiswa mencapai prestasi yang membanggakan secara berkesinambungan.
Proses pemilihan Mawapres sendiri berlangsung dalam 3 tahapan, yaitu: tahap pertama: pemilihan mawapres di tingkat perguruan tinggi. Pemenang dari tahap pertama ini akan mewakili perguruan tinggi masing-masing pada tahap kedua: pemilihan mawapres tingkat Kopertis. Pemenang mawapres di kopertis akan mewakili wilayah masing-masing untuk berlomba di ajang bergengsi pemilihan mahasiswa berprestasi tingkat nasional (tahap ketiga).
Pemilihan mawapres tahun 2015 di Universitas Sanata Dharma terbagi menjadi 2 tahapan, yaitu: seleksi tahap awal dan seleksi tahap akhir. Seleksi tahap awal (desk evaluation) dilakukan melalui sistem penilaian berdasarkan: 1) kelengkapan administrasi/persyaratan, 2) karya tulis ilmiah, 3) ringkasan karya tulis ilmiah berbahasa Inggris/asing, 4) data prestasi/kemampuan yang diunggulkan, serta 5) kemampuan berbahasa Inggris/asing melalui video yang diunggah. Seleksi tahap akhir dilakukan terhadap Mawapres yang lolos seleksi tahap awal. Penilaian tahap akhir dilakukan berdasarkan: 1) Hasil penilaian makalah dan presentasi karya tulis ilmiah, 2) Wawancara dan klarifikasi terhadap prestasi/kemampuan yang diunggulkan (karya/penghargaan/pengakuan/rekam jejak yang relevan), 3) Presentasi dan diskusi dalam bahasa Inggris/asing, serta 4) Tes dan pengamatan kepribadian.
Berdasarkan tahapan seleksi tersebut, dari 90 lebih mahasiswa yang hadir dalam sosialisasi dan penjaringan peserta Mawapres akhirnya terpilih 7 mahasiswa
sebagai kandidat Mawapres Universitas Sanata Dharma. Setelah mereka melalui seluruh tahapan seleksi, akhirnya Marlina Sutandi, mahasiswi angkatan 2011 Fakultas Psikologi terpilih sebagai mahasiswa berprestasi Universitas Sanata Dharma. Wanita yang biasa dipanggil Marlina ini berhasil mengungguli 6 peserta mawapres lainnya, yaitu: Rosa Vania Setowati (Sastra Inggris), Vincentius Gitiyarko Priyatno (Sastra Indonesia), Albertus Ivan Brilian ( farmasi), Hiaria Mitri (Pendidikan Ekonomi), Enrica Atnil dan Pilipus Neri Agustima (Pendidikan Matematika). Marlina dikenal sebagai mahasiswa yang memiliki banyak prestasi. Mahasiswi yang satu ini, pernah mengikuti Global Korea Scholarship- Exchange Student in Psychology Major pada tahun 2014 di Korea Selatan. Ia juga aktif mengikuti Konferensi IARR tahun 2014 dilaksanakan pada tanggal 10-13 Juli di Melbourne Australia. Marlina bersama dengan Flaviana Rinta Ferdian (Psikologi 2011), Fiona Valentina Damanik (Psikologi 2010), waktu itu mempresentasikan poster penelitian mereka yang berjudul: Relationship Between Attachment to Mother and Self-Conscious Emotions in Indonesian Adolescent. International Association for Relationship Research (IARR) sendiri adalah sebuah organisasi non-profit yang bergerak dalam skala internasional untuk mengembangkan berbagai disiplin ilmu yang berkaitan dengan relasi intrapersonal maupun interpersonal.
Mahasiswi dengan Indeks prestasi kumulatif 3,92 ini juga pernah meraih Juara 1 (setara emas) presentasi dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-26
yang diselenggarakan di Universitas Mataram Lombok, Nusa Tenggara Barat. Bersama dengan 4 temannya mereka mempresentasikan “Komik Sains” sebuah media pembelajaran tentang sains bagi anak tuna netra. Poster PKM-M dengan judul yang sama juga mendapatkan apresiasi yang luar biasa dan meraih Juara-2 (setara perak) dalam ajang yang sama.
Kiprah Marlina di kancah nasional maupun internasional juga tidak membuat mahasiswa lulusan SMA Fransiscus 4 tahun lalu meninggalkan berbagai kegiatan di level program studi. Kecintaannya pada dunia psikologi juga terlihat dalam aktivitas mahasiswi ini di kampus. Marlina terlibat aktif di Pusat Pelayanan Tes & Konsultasi Psikologi/P2TKP, sebagai co-fasilitator PPKM-1 dan PPKM-2, serta kegiatan prodi psikologi lainnya.
Dengan prestasi ini, Marlina Sutandi akan mewakili Universitas Sanata Dharma dalam ajang mawapres tingkat Kopertis V. Semoga ajang Mawapres ini mampu menginspirasi para mahasiswa Universitas Sanata Dharma untuk semakin berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menekuni ilmu dalam bidangnya saja, tetapi juga beraktivitas untuk mengembangkan soft skills agar menjadi lulusan yang mandiri, penuh inisiatif, bekerja secara cermat, penuh tanggung jawab dan tangguh. Tentu saja mahasiswa yang terbaik/berprestasi perlu diberi penghargaan sebagai mahasiswa yang berprestasi. (ehp)




