Berwirausaha adalah salah satu perjalanan sukses yang paling berat karena tantangan dan risiko yang dihadapi lebih besar dibandingkan dengan bekerja di perusahaan yang bisa mendapatkan bayaran pasti. Tetapi sukses berwirausaha menjanjikan kesejahteraan, penghasilan yang layak, manajemen waktu yang lebih fleksibel, penghargaan dari masyarakat, dan kesempatan menciptakan lapangan pekerjaan. Demikian dikatakan oleh Eko Yulianto pemilik usaha waralaba Tela Tela yang menjadi salah satu pembicara dalam acara Seminar Kewirausahaan yang diselenggarakan oleh Koperasi Mahasiswa (KOPMA) Universitas Sanata Dharma, Sabtu (13/9) di Gedung Pusat USD. Lebih lanjut Eko menyampaikan bahwa di balik kesuksesan Tela Tela karena dalam Tela Tela ada keunikan, menjadi yang pertama, low cost low price, model bisnis yang inovatif, kecepatan dalam melakukan penetrasi ke pasar, alternative financing, tim manajemen yang kuat, business leadership, dan doa. Menjadi yang pertama adalah sangat strategis dalam dunia bisnis. Meskipun banyak orang yang mengatakan strategi “menjadi yang pertama” adalah strategi yang telah ketinggalan jaman, tetapi hal tersebut masih bekerja efektif bagi Tela Tela. Biasanya orang hanya akan mengingat yang pertama dan terakhir. Misalnya ada pertanyaan siapakah astronot ketiga yang mendarat di bulan? Jarang orang yang mengetahui. Tetapi apabila pertanyaannya adalah siapakah astronot pertama yang menginjakkan kaki di bulan? Maka akan banyak orang yang mengetahui jawabannya, tegas Eko. Ketua KOPMA USD Fransiskus Freddy Tisna mengatakan seminar dengan tema “Yang Muda Yang Berwirausaha” ini ditujukan bagi kalangan mahasiswa USD dan mahasiswa dari luar USD yang berminat. Seminar ini dapat terselenggara berkat disetujuinya proposal untuk mengadakan suatu kegiatan yang diajukan oleh KOPMA USD ke Kopertis (Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta) Wilayah V Yogyakarta. Pembicara lain yang dihadirkan dalam seminar ini adalah Yosef Briliantono alumni Prodi Sastra Inggris USD yang pernah menjabat sebagai Ketua KOPMA USD periode 1997-1999. Menurut Yosef, KOPMA sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) diharapkan mempunyai peran besar untuk menghidupkan “virus” kewirausahaan bagi anggotanya. KOPMA yang mempunyai berbagai unit usaha di dalamnya dituntut untuk bisa membekali mahasiswa dengan pengalaman praktis kewirausahaan. Hal ini tidak hanya memberikan usaha riil bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang didapatkan di bangku kuliah tetapi juga secara tidak langsung akan menumbuhkan semangat berwirausaha. KOPMA di masa yang akan datang adalah KOPMA yang berani menghadapi tantangan persaingan usaha, mampu beradaptasi dengan segala bentuk perubahan kebijakan, menjadi sumber inspirasi dan ide bagi pengembangan pribadi-pribadi yang “haus” akan semangat kewirausahaan sehingga akan mencetak wirausahawan muda yang berprestasi, demikan Yosef yang bekerja di CV Citraweb Nusa Infomedia ini memaparkan harapannya tentang KOPMA. (Atk)




