USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Bincang-bincang Seni Budaya Humaniora BEM USD: "Rasa (h) Kuliah"

diupdate: 12 tahun yang lalu


Kementrian Pemberdayaan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM) Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sanata Dharma (BEM USD) pada hari Kamis, 19 Maret 2015 menggelar bincang-bincang seni budaya humaniora “Rasa (h) Kuliah” di Student Hall, Kampus I USD Mrican. Kegiatan ini diadakan berawal dari visi-misi Presiden BEM USD 2014/2015 Andreas Rahardjo dan wakilnya, yang ingin mencoba menggali dan berpikir kritis tentang budaya belajar dengan model belajar yang menyesuaikan lingkungan.
Acara Bincang-bincang tersebut menghadirkan pembicara yang bernama Farid Stevy Asta (vokalis dari FSTVLST). Acara ini dimulai pukul 16.00 WIB dan berakhir pukul 21.00 WIB yang dihadiri lebih dari 50 orang peserta yang terdiri dari mahasiswa USD, Universitas Negri Yogyakarta, SMA Jhon De Brito, dan beberapa praktisi yang peka dan peduli soal budaya belajar.  Rektor USD Drs. Johanes Eka Priyatma, M.Sc., Ph.D. turut pula hadir di acara ini.
Diungkapkan oleh Farid Stevy Asta bahwa ketidak pandaian, kesukaan akan suatu hal, dan lingkungan merupakan tiga hal yang saling berhubungan satu sama lain. Farid Stevy Asta, juga menceritakan pengalaman studinya yang tidak begitu pandai namun studinya dapat ditempuh tepat waktu dan berjalan dengan lancar. Berkaca dari kemampuan akademik yang tidak begitu bagus, Farid Stevy Asta memutuskan untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi dengan basic seni. Akhirnya Farid Stevy Asta memilih Intitut Seni Indonesia (ISI) sebagai tempat menuntut ilmu. Di institut inipun Farid Stevy Asta harus menyesuaikan diri dengan lingkungan yang ada, di mana pada lingkungan ini ia menemukan beberapa karakter yang unik. Ia mampu menyelesaikan 3,5 tahun teori untuk studinya, namun Farid Stevy Asta lulus pada tahun ke tujuh. Ini dikarenakan Farid Stevy Asta sudah mendapatkan pekerjaan sebelum lulus S1. Pada tahun ketujuh Farid Stevy Asta mulai dihadapkan pada dua pilihan lanjut kerja atau selesaikan kuliah, dan Farid Stevy Asta memilih melanjutkan mengerjakan skripsinya karena jika tidak lulus pada tahun itu Farid Stevy Asta akan drop out (DO). Nilai-nilai yang didapat dari pengalaman ini ialah semangat dan percaya diri, di mana meski dengan kemampuan yang terbatas bisa sukses seiring jalannya waktu hanya dengan bermodalkan atas dasar suka pada suatu hal dan mencintai pekerjaan dengan sepenuh hati.
Selain Bincang-bincang seni budaya humaniora dengan Farid Stevy Asta, acara ini juga menampilkan hiburan. Hiburan yang pertama berupa musikalisasi puisi oleh Benni dan Gradi (mahasiswa USD) kemudian dilanjutkan penampilan dari Grup Musik Agoni yang beranggotakan Fafa, Erda, dan Dimas (mahasiswa USD). (OAC)

  kembali