Tim Pengampu matakuliah Analisis Sosial Universitas Sanata Dharma (USD) dengan difasilitasi oleh Wakil Rektor IV USD, Fx. Ouda Teda Ena M.Pd., Ed.D. pada tanggal 27 Februari 2015 yang lalu membagikan hasil penelitian para mahasiswanya di hadapan para pejabat di lingkungan USD. Sharing hasil penelitian ini disampaikan oleh Silverio R. L. Aji Sampurno, sebagai salah satu pengampu matakuliah Analisis Sosial. Studi yang bertujuan untuk mengetahui potensi ekonomi dan sosial masyarakat sekitar kampus dan Early Baseline pendampingan masyarakat sekitar kampus.
Pijakan dasar dari kegiatan ini adalah adanya pernyataan bahwa perguruan tinggi merupakan salah satu subsistem pendidikan nasional. Keberadaannya dalam kehidupan bangsa dan negara berperan penting melalui penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa perguruan tinggi berkewajiban menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (Pasal 20 Ayat 2).
Ketiga faktor di atas ini sangat erat hubungannya, karena penelitian harus menjunjung tinggi kedua dharma yang lain. Penelitian diperlukan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan penerapan teknologi. Untuk dapat melakukan penelitian diperlukan adanya tenaga-tenaga ahli yang dihasilkan melalui proses pendidikan. Ilmu pengetahuan yang dikembangkan sebagai hasil pendidikan dan penelitian itu hendaknya diterapkan melalui Pengabdian pada masyarakat sehingga masyarakat dapat memanfaatkan dan menikmati kemajuan-kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut.
Tri dharma perguruan tinggi sebagai salah satu pondasi dan dasar tanggung jawab yang dipanggul oleh civitas akademik harus dikembangkan secara simultan dan bersama-sama. Dengan kondisi Indonesia yang mulai memprihatinkan, sebagai civitas akademik perlu mengetahui dan menyadari salah satu pedoman untuk melaksanakan tanggung jawabnya dalam rangka menjawab tantangan negara dan bangsa Indonesia di masa depan.
Eksistensi perguruan tinggi memiliki peranan yang sangat penting dalam memengaruhi perubahan-perubahan suatu masyarakat. Peran dan fungsi perguruan tinggi sebagai implementasi dari tri dharma yang menjadi kewajibannya, dapat diwujudkan dalam bentuk membangun gerakan pembelajaran masyarakat untuk mendorong terciptanya transformasi sosial dan terjaganya nilai-nilai budaya bangsa.
Perguruan tinggi juga dapat mengembangkan model pembangunan yang benar-benar berbasis pada keilmuan dan sumberdaya lokal dalam kerangka sistem nilai budaya bangsa, membangun basis-basis pengembangan keilmuan yang benar-benar relevan dengan kebutuhan masyarakat dalam rangka merespon perubahan global yang sangat dinamis, mengembangkan pusat-pusat pengembangan masyarakat dengan memanfaatkan sumberdaya dan nilai-nilai lokal yang ada, membantu pengembangan kebijakan strategis terhadap legislatif dan eksekutif serta mengontrol implementasi kebijakan-kebijakan tersebut.
Perguruan tinggi juga dapat berperan dalam mengembangkan strategi kebudayaan, hal tersebut sangat diperlukan dalam membangun peradaban bangsa, terutama untuk membangun nilai-nilai yang sejalan dengan kemajemukan bangsa agar keberagaman diterima sebagai sebuah kekayaan dan tidak dipertentangkan. Oleh karena itu, pembangunan peradaban itu sendiri perlu berbasis pada nilai etika dan nilai budaya yang sudah melekat dalam jari diri bangsa
Sharing penelitian ini, merupakan salah satu upaya dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mensinergikan ketiganya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat di sekitar kampus Universitas Sanata Dharma, Paingan dan Mrican, mengalami perubahan sosial yang cukup signifikan, yang semula berpenduduk jarang sekarang sudah berpenduduk dengan kompleksitas persoalan yang ada di dalamnya. Mulai dari banyaknya jumlah daerah asal yang ada di lingkungan kampus (tercatat ada 170 daerah asal), hingga permasalahan kesehatan yang dialami oleh penduduk di sekitar kampus (tercatat ada 17 jenis penyakit).
Potensi yang dimiliki oleh masyarakat sekitar kampus ternyata juga menunjukkan hal yang positif, hal ini jika dilihat dari tingkat pendidikan yang telah dilalui oleh masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar kampus. Tingkat pendidikan di masyarakat di sekitar kampus mulai dari lulusan sekolah dasar sampai dengan strata 3.
Pada akhir pertemuan itu disepakati bahwa USD akan mencoba membuat strategi baru dalam pendampingan masyarakat di sekitar kampus, yakni dengan metode pendampingan terintegrasi, sehingga bisa mencapai hasil yang makasimal dan sungguh bisa dirasakan oleh masyarakat di sekitar kampus. (Rio)




