USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Melalui Pak Tutoyo, IKIP Sanata Dharma Bertransformasi menjadi Universitas Sanata Dharma

diupdate: 12 tahun yang lalu

Kalimat yang tertulis di atas disampaikan oleh Rm Petrus Sunu Hardiyanta, SJ saat memulai Misa Pemberkatan Jenazah Drs. A. Tutoyo, M.Sc. yang disemayamkan di Gedung Pusat Kampus 2 Universitas Sanata Dharma (USD) Mrican, Jumat 24 Oktober 2014 pukul 11.00 WIB. Drs. A. Tutoyo, M.Sc. adalah Rektor IKIP/Universitas Sanata Dharma periode 1988 – 1993, dipanggil Tuhan pada hari Kamis, 23 Oktober 2014 pukul 13.00 WIB di Purbalingga Jawa Tengah.

Misa Pemberkatan Jenazah Drs. A. Tutoyo, M.Sc. dipimpin oleh Rm Albertus Budi Susanto, SJ (Ketua Yayasan Sanata Dharma), Rm Paulus Wiryono Priyotamtama, SJ (Rektor USD Periode 2006 – 2014), Rm Petrus Sunu Hardiyanta, S.J. (Provinsial SJ), Rm Frans Susilo, SJ (Dosen Matematika USD),dan Rm Lucianus Suharjanto, SJ (Dosen Pendidikan Bahasa Inggris USD)

 
Rm Frans Susilo, SJ saat homili menyampaikan bahwa Iman akan Sabda Tuhan inilah yang kita rayakan dalam misa tatkala kita mengantar bapak Agustinus Tutoyo kepada Tuhan. “Saya mengenal bapak Tutoyo sebagai seorang sahabat, rekan kerja, dan pemimpin. Sebagai seorang sahabat, saya mengenal beliau sejak tahun 1967. Saya belajar matematika di rumahnya, berkat bantuan pak Tutoyo, saya berhasil lolos tes dan masuk ke UGM, jurusan Matematika. Sebagai rekan kerja, saya telah lebih dari 30 tahun bersama beliau. Ada dua hal yang saya ingat. Pertama, beliau adalah penulis buku matematika yang dipakai sebagai buku wajib di SMA di seluruh Indonesia. Prestasi ini sangat membanggakan. Hal kedua adalah tentang Kalkulus. Sebagai pengajar matakuliah Kalkulus, pak Tutoyo menulis diktat Kalkulus yang sampai sekarang masih menjadi bahan bacaan para mahasiswa. Sebagai pemimpin, pak Tutoyo pernah menjadi Rektor IKIP Sanata Dharma. Beliaulah yang mengantarkan transformasi Sanata Dharma dari IKIP menjadi Universitas. Suatu terobosan besar yang kemudian diikuti oleh banyak perguruan tinggi lain. Beliau juga membuat terobosan membuka Fakultas Farmasi. Saat itu belum ada PTS yang memiliki Fakultas Farmasi. Kita syukuri, terobosan ini sekarang berbuah manis. Fakultas Farmasi USD menjadi fakultas yang besar dan sangat diminati.”
 
Seusai misa pemberkatan Jenazah, dilanjutkan dengan acara penghormatan terakhir dari Civitas Akademika USD. Rektor USD Drs. Johanes Eka Priyatma, M.Sc., Ph.D. saat memberikan sambutan menyampaikan hal yang senada dengan kesan-kesan yang disampaikan oleh Rm Frans Susilo. Berkat dedikasi dan usaha keras bapak Tutoyo, IKIP Sanata Dharma adalah yang pertama bertransformasi menjadi Universitas Sanata Dharma, dan setelah itu jejak bapak Tutoyo tersebut diikuti oleh perguruan tinggi-perguruan tinggi lain di Indonesia.
 
Satu hal yang menarik adalah teladan pak Tutoyo kepada anak-anaknya. Menurut kesaksian sang putera, pak Tutoyo selalu mngatakan bahwa alih fungsi dari IKIP menjadi Universitas bukanlah karena Tutoyo. "Ini adalah karya Tuhan, saya hanya melaksanakan perintah Tuhan", demikian kata-kata pak Tutoyo yang ditirukan puteranya saat memberikan sambutan dari keluarga.
 
Setelah acara penghormatan terakhir dari Civitas Akademika USD, Jenazah Bapak Agustinus Tutoyo kemudian diberangkatkan menuju ke peristirahatan terakhir di Pemakaman Utoroloyo, Pingit, Yogyakarta. Selamat jalan bapak Agustinus Tutoyo. Selamat berpulang ke rumah Bapa. Keteladananmu akan selalu hidup dalam hati kami. (BST & AYM)
 

  kembali