USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

St. Robertus Bellarminus' Day
Peringatan Pelindung Kapel, Pastoran, dan Universitas Sanata Dharma

diupdate: 12 tahun yang lalu


“Kami memilih orang ini karena dalam hal pengetahuan, tidak ada tandingannya di dalam Gereja Allah.”Demikianlah perkataan Paus Clemens VIII ketika beliau mengangkat Robertus Bellarminus menjadi Kardinal. Gereja Katolik dan Serikat Yesus merayakan peringatan St. Robertus Bellarminus setiap 17 September.
Siapakah St. Robertus Bellarminus ini? Lahir di Montepulciano, Italia, pada 4 Oktober 1542 St. Robertus Bellarminus dikenal sebagai seorang sarjana yang ulung, teolog terbesar di zamannya, dan pembela Gereja yang tangguh. Di samping mengajar, ia juga menulis banyak buku. Karyanya yang terkenal di antaranya: Kebahagiaan Abadi Para Kudus, Tujuh Sabda Kristus di Salib, dan Cara Meninggal Dunia dengan Saleh. Setelah membaktikan seluruh hidupnya demi Gereja, Robertus Bellarminus meninggal dunia pada 17  September 1621. Kiranya apa yang dikatakan oleh Paus Clemens VIII di atas bisa memberikan gambaran mengapa orang kudus ini dipilih menjadi pelindung Kapel, Pastoran, dan Universitas Sanata Dharma.
Sebagai ungkapan syukur, Campus Ministry dan komunitas Pastoran Bellarminus mengadakan serangkaian kegiatan, yaitu doa novena “Berdoa Bersama St. Robertus Bellarminus” (8-16 September) dan open house Pastoran Bellarminus Mrican. Pada hari Minggu, 21 September 2014 Perayaan St. Bellarminus Day diawali dengan Ekaristi hari Minggu di Kapel Bellarminus pukul 07.30 yang dipersembahkan oleh Rm Frans Susilo, SJ; Rm Buddy Haryadi, SJ; dan Rm. Hendra Dwi Asmara, SJ. Setelah Ekaristi, umat diundang dalam acara ramah tamah di Pastoran Bellarminus.
Dalam homilinya, Rm Frans Susilo, SJ mengungkapkan bahwa civitas academica Sanata Dharma memiliki cita-cita yang sama dengan cita-cita St. Robertus Bellarminus: mendidik kaum muda untuk menjadi cendekiawan yang unggul. Rm Susilo mengajak seluruh umat untuk meneruskan semangat ini, menjadi unggul dalam setiap peran kita, di manapun kita berada, sebagai ungkapan syukur atas berkat cinta Tuhan pada kita. Semua ini demi kemuliaan Allah yang lebih besar (Ad Maiorem Dei Gloriam).
Sekitar 500 umat termasuk beberapa dosen, karyawan, dan mahasiswa Sanata Dharma ikut beramah-tamah dan santap pagi bersama para Romo, bruder, dan frater yang tinggal di komunitas Bellarminus. Acara dimeriahkan dengan penampilan komunitas-komunitas partner Campus Ministry. Bahkan, kolaborasi Yesuit dan mahasiswa (Rm Hendra, Fr Paul, Fr Wanto, Br Dieng, Stephanus Dio) ikut menyumbangkan suara merdunya lewat dua buah tembang, “I Beg to Fall in Love with Thee, My Lord” dan “Sakjeke kulo ndherek Gusti”. Semoga ada orang-orang muda yang tertarik untuk mengikuti jalan hidup mereka.
Semoga di kesempatan mendatang, peringatan St. Robertus Bellarminus ini tidak hanya menjadi saat untuk bersukacita saja tapi juga menjadi momen untuk berefleksi, apakah kita sungguh-sungguh menjadi penggali kebenaran yang unggul seperti St. Robertus Bellarminus dan sejalan dengan visi Sanata Dharma. (CM)

  kembali