USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Raih Juara 3, Tim Debat USD Torehkan Nama Baik dalam Komunitas Debat Indonesia

diupdate: 12 tahun yang lalu


Prestasi Universitas Sanata Darma (USD) dalam National University Debating Championship (NUDC) 2014 merupakan buah dari usaha keras Sekartiyasa Kusumastuti dan Tethy Cahyati Pesoa yang telah berhasil meraih Juara 3 di kompetisi debat berbahasa Inggris yang paling bergengsi di Indonesia. Kompetisi ini diadakan di Batam, Kepulauan Riau pada 19-24 Agustus 2014.
Bermula dari surat undangan dari Kopertis Wilayah V mengenaI seleksi NUDC 2014 yang diterima oleh USD, komunitas debat yang aktif di universitas ini membuat sebuah panitia kecil untuk mengadakan kompetisi internal yang bertujuan memilih tiga mahasiswa sebagai delegasi USD dalam NUDC 2014. Seleksi pun dibuka untuk seluruh mahasiswa USD dan berjalan dengan baik. Dari seleksi tersebut, tiga orang yang memperoleh speaker score terbaik yakni Sekartiyasa Kusumastuti, Tethy Cahyati Pesoa, dan Irene Anindyaputri, dari Sastra Inggris, dari Fakultas Sastra, terpilih sebagai delegasi USD dalam kompetisi ini. Sekar dan Tethy menjadi debater sedangkan Irene menjadi N1-Adjudicator atau juri yang akan diakreditasi dalam kompetisi ini.
Para delegasi ini mempersiapkan NUDC Kopertis V dengan usaha keras. Sejak April 2014, mereka mempersiapkan diri dengan berlatih bersama sparring partner dari EDS (English Debate Society) Sanata Dharma dan mengikuti dua kompetisi lain yakni SKEPTIC dan Atma Inter-varsity. Dalam dua kompetisi pemanasan ini, mereka berhasil menorehkan prestasi. Hal ini juga terbukti dalam seleksi NUDC Kopertis V yang diikuti oleh 42 institusi di Hotel Griya Persada, Kaliurang pada 16 - 18 Juni 2014. Tim berhasil meraih Juara 3 tingkat Kopertis dan dikirim ke tingkat nasional bersama UGM, UNY, UAD, UII, UAJY, UMY, dan STBA LIA sebagai perwakilan Kopertis V dalam NUDC 2014.
Pada 19-24 Agustus 2014, delegasi USD berangkat ke Batam untuk mengikuti NUDC tingkat Nasional. Kompetisi ini diikuti oleh 112 tim yang merupakan 8 tim terkuat dari 14 Kopertis di Indonesia. Mereka memperebutkan kursi di grandfinal yang hanya tersedia bagi empat tim terbaik. Juara 1, 2, dan 3, akan dikirim DIKTI untuk mengikuti World University Debating Championship (WUDC) di Malaysia Desember mendatang. Sekar dan Tethy harus menghadapi tujuh babak pra-eliminasi untuk mengumpulkan victory point sebanyak-banyaknya agar dapatlolos ke babak eliminasi. Mereka berhasil lolos ke babak eliminasi di peringkat ke-7 dari 32. Irene, sebagai juri, juga berhasil menjadi breaking adjudicator dan mendapat akreditasi A.
Di babak eliminasi, Sekar dan Tethy harus menghadapi tim-tim kuat yang sebagian besar telah sering mendominasi kompetisi-kompetisi nasional lainnya. Namun mereka dapat melalui babak okto final, quarter final, dan semi final dengan baik dan melaju hingga grandfinal. Berhadapan dengan UI, BINUS, dan UGM, tim USD tak gentar dan mampu tampil prima di babak final dengan menolak mosi “As Indonesia, THW significantly invest in its domestic armament industry”. Alhasil, tim USD meraih Juara 3 di NUDC 2014. Adapun UI sebagai Juara 1, BINUS sebagai Juara 2, dan UGM sebagai grandfinalis. Selain itu, Tethy berhasil meraih gelar Top Ten Best Speaker. Dengan demikian, tim debat USD akan menjadi salah satu tim yang dikirim DIKTI mewakii Indonesia di WUDC.
Disebut-sebut sebagai ‘Underdog Sanata Dharma’ dalam indodebate.blogspot.com, tim USD berhasil mengukir nama baik untuk pertama kalinya dalam sejarah NUDC. Prestasi ini bukanlah hal yang mudah untuk dicapai karena diperlukan kerja keras, komitmen, dan konsistensi dalam berlatih. (SK)

  kembali