Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Sanata Dharma (DPMU) pada hari Sabtu sampai Minggu, 30-31 Agustus 2014 mengadakan acara Latihan Kepemimpinan (LK). Acara dilaksanakan di Wisma Penting Sari dan diikuti oleh 44 mahasiswa, yang merupakan perwakilan dari Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas (DPMF), Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEMF), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Selain itu, ada juga calon Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEMU) beserta wakilnya, dan calon anggota DPMU periode 2015.
Hari Sabtu, 30 Agustus 2014, para peserta berkumpul di Kantin USD dan berangkat menuju ke Wisma Penting Sari pada pukul 12.00. Sampai di Wisma Penting Sari, peserta LK mengikuti sesi 1 yang dibawakan oleh Melissa Hooru selaku Ketua DPMU 2014. Sesi 1 ini berisi tentang keorganisasian secara umum. Setelah penjelasan mengenai keorganisasian, dilanjutkan dengan keorganisasian yang ada di Universitas Sanata Dharma. Peserta juga diajak untuk melihat dan memahami Rencana Stategis (Renstra) USD.
Setelah sesi 1 dan jeda untuk pembagian kamar, peserta masuk ke sesi 2. Sesi 2 ini membahas mengenai Konstitusi Organisasi Kemahasiswaan (KOK) yang dibawakan oleh Yohanes Widiarso Wicaksono dan Farida Umri Paskarisma selaku Komisi Domestik DPMU. Dalam sesi ini, para peserta diajak untuk mengenal lebih jauh mengenai KOK. Selain agar para peserta mengerti, juga agar kegiatan keorganisasian di USD berjalan lebih baik dan teratur sesuai dengan KOK yang ada.
Menjelang malam, peserta LK diberi kesempatan untuk melakukan keperluan pribadi dan santap malam bersama. Kemudian dilanjutkan dengan sesi 3 yang dibawakan oleh Presiden dan Wakil Presiden BEMU yaitu Anastasia Mellani dan Ignatius Himawan. Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan lebih jauh lagi mengenai BEMU dan juga kinerjanya di universitas.
Selesai sesi 3 bersama BEMU, seluruh peserta LK diajak untuk merefleksikan segala hal yang telah mereka lewati sepanjang hari dan juga merefleksikan hal-hal yang telah mereka dapatkan dalam sesi-sesi di hari pertama LK. Setelah kurang-lebih 30 menit refleksi, peserta dipersilahkan untuk beristirahat.
Hari Minggu, 31 Agustus, peserta diajak bangun pagi sekitar pukul 03.00 untuk melakukan outbond. Peserta dibagi menjadi 6 kelompok outbond.
Outbond dilaksanakan di area Wisma Penting Sari dan di luar Wisma Penting Sari. Kegiatan outbond ini berlangsung hingga pukul 08.00, kemudian peserta dipersilahkan melakukan keperluan pribadi dan makan pagi. Usai jeda waktu yang diberikan, peserta kembali diajak berefleksi mengenai kegiatan outbond yang baru saja mereka lakukan. Setelah sesi refleksi, peserta berkemas-kemas untuk persiapan pulang. Sebelum pulang, tentu saja peserta berfoto bersama dan santap siang bersama. (dpmu)




