Senin, 25 Agustus 2014 Program Studi Bimbingan dan Konseling mengadakan kegiatan Studium Generale (SG) dengan tema yang mengusung tema “ Teror Kekerasan Seksual di Sekolah, di mana Guru BK?”, tema dipilih dilandasi karena akhir-akhir ini banyak kasus kekerasan seksual terhadap anak-anak. Dalam Studium Generale (SG) ini Prodi BK mengundang dua narasumber yang berkompeten dalam bidang tersebut. Narasumber yang pertama bernama Dr. Yusi Riksa Yustiana, M.Pd yang merupakan dosen UPI Bandung dan Dr. Tjatur Budiyanti, M.Pd dari Praktisi Kesehatan Reproduksi (Kespro) di PKBI Bantul.
Studium Generale (SG) ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Prodi BK dari angkatan 2010-2014, dihadiri oleh beberapa tamu undangan diantaranya Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dari lingkup Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sanata Dharma, dihadiri juga oleh Guru BK yang bekerja di daerah Yogyakarta. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling (HMPS BK) dari Universitas lain yang ada di Yogyakarta diantaranya Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Universitas Islam Negeri Yogyakarta (UIN).
Adapun tujuan dari seminar ini untuk memberikan pemahaman dan pengertian kepada guru BK dan kepada mahasiswa Prodi BK supaya kedepannya mahasiswa Prodi BK lebih peka akan permasalahan teror kekerasan terhadap siswa-siswinya. Selain itu guru BK lebih dituntut untuk proaktif dan up-to-date untuk memperoleh informasi agar tidak bertambah korban. Menurut penuturan narasumber korban-korban kekerasan seksual memerlukan bimbingan khusus supaya tidak menjadi pelaku berikutnya.
(angg_Jo 12)




