USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Tim PKM-M USD
PERAN MANTRA JAWA Sebagai Inovasi Pembelajaran Matematika dan Budaya Jawa

diupdate: 12 tahun yang lalu


Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta telah berhasil meloloskan proposal PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) yang diselenggarakan dan dibiayai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKJEN DIKTI). Salah satu proposal yang berhasil lolos dalam bidang pengabdian masyarakat (PKM-M) berjudul “PERAN MANTRA JAWA” kepanjangannya Perpaduan Pembelajaran Matematika dengan Cerita Rakyat Jawa. Program ini merupakan upaya pelestarian kebudayaan Jawa dengan masyarakat sasaran siswa-siswi kelas IV SD Kanisius Demangan Baru 1 Yogyakarta.
Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut pelaksana programnya terdiri dari lima mahasiswa USD yaitu Margaretha Septyanna Tri Hartati (Pendidikan Matematika 2011) sebagai Ketua dengan empat anggota, yaitu Thomas Wiga Heru Prasetya (Teknologi Informatika 2012), Albertus Novan Dwi Harjanto (Pendidikan Akuntansi 2013), Angela Krista Juliandari (Fakultas Psikologi 2013), dan Andreas Armando Prastowo (PGSD 2011). Pembimbing program PKM tersebut adalah Veronika Fitri Rianasari, M.Sc., dosen dari Program Studi Pendidikan Matematika USD.
Latar belakang program ini adalah sebagian besar siswa-siswi kesulitan dalam pelajaran Matematika. Kelas yang menjadi masyarakat sasaran hanya 21,21 % dari semua siswa-siswi  senang dengan pelajaran Matematika. Antusiasme siswa-siswi kelas IV SD Kanisius Demangan Baru 1 Yogyakarta untuk mengenal budaya Jawa juga rendah. Minat mereka untuk membaca dan mendengarkan cerita rakyat Jawa rendah, yaitu hanya 33,3 %. Mereka melek dengan teknologi modern, terutama gadget. Oleh karena itu, tim PKM-M “PERAN MANTRA JAWA” membuat inovasi baru, yaitu perpaduan pembelajaran Matematika dan budaya Jawa. Perpaduan tersebut dikemas dalam bentuk buku PERAN MANTRA JAWA yang berisi pembelajaran Matematika melalui cerita rakyat Jawa. Program ini bertujuan membuat pembelajaran Matematika  menyenangkan bagi mereka serta meningkatkan antusiasme siswa-siswi untuk mendengar dan membaca cerita rakyat Jawa. Tim mengenalkan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan dengan pembelajaran budaya Jawa berbasis audio visual. Dalam pembelajaran Matematika di kelas terdapat perpaduan materi dengan cerita rakyat Jawa, seperti menerangkan bentuk kubus dan balok dari peti emas dalam legenda Kawah Sikidang. Tim melaksanakankegiatan pembelajaran di kelas sejak bulan April hingga Mei 2014.
Puncak dari program ini adalah seminar “PERAN MANTRA JAWA” dengan peserta kepala sekolah dan para guru kelas I – IV SD Kanisius Demangan Baru 1 Yogyakarta. Kegiatan ini berlangsung di SD Kanisius Demangan Baru 1 pada Kamis, 12 Juni 2014. Sesi yang sangat menarik dalam seminar tersebut adalah saat tanya jawab. Para peserta antusias dalam mengajukan pertanyaan, menyampaikan tanggapan dan masukan kepada tim PKM-M.
“Saya sangat mengapresiasi program ini karena matematika yang dikolaborasikan dengan cerita rakyat Jawa membuat anak lebih mudah dan cinta akan matematika. Melalui kegiatan ini, matematika tidak lagi menjadi momok tetapi menjadi mata pelajaran yang sangat menyenangkan dan juga anak dapat mengenal budaya Jawa melalui cerita rakyat,” ujar Bapak Y. Haryanta, S.Pd, Kepala SD Kanisius Demangan Baru 1, Kamis (12/6).
Berdasarkan sebaran angket yang disebarkan saat seminar, kegiatan “PERAN MANTRA JAWA” merupakan inovasi pembelajaran baru yang sangat menarik dan kreatif serta menambah inspirasi guru dalam pembelajaran. Tim PKM-M “PERAN MANTRA JAWA” mengimplementasikan buku dan CD cerita rakyat Jawa sebagai perpaduan pembelajaran matematika dengan cerita rakyat Jawa.
Setelah kegiatan ini selesai dilaksanakan, tim mengikuti Monitoring Evaluasi (Monev) yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKJEN DIKTI) di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada 15 – 17 Juli 2014. Tim mempresentasikan hasil kegiatan kepada reviewer Ibu Dra. Titiana Irawani, M.Sn pada tanggal 16 Juli 2014.
“Program kelompok kalian sangat menarik apalagi Sekolah Dasar saat ini akan menerapkan pembelajaran tematik,” ungkap Ibu Titiana Irawani, M.Sn , Rabu (16/7). Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ibu Christiana Titis V., guru pengampu mata pelajaran Matematika kelas IV ketika beliau mengikuti seminar guru. “Materi yang dipadukan dalam pembelajaran Matematika sangat menarik”, ujarnya, Kamis (12/6).
Setelah mengikuti Monitoring Evaluasi (Monev), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKJEN DIKTI) menyeleksi tim yang berhak maju ke tahap selanjutnya, yaitu Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS). Tim PKMM PERAN MANTRA JAWA adalah salah satu dari 440 judul PKM se-Indonesia yang lolos PIMNAS XXVII pada 25–29 Agustus 2014 di Universitas Diponegoro Semarang. (MSTH)

  kembali