USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

PSLUSD dan CIFOR Lakukan Pelatihan bagi Peneliti REDD+ di Indonesia

diupdate: 12 tahun yang lalu


Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradationatau lebih dikenal dengan istilah REDD+adalah upaya untuk menurunkan emisi gas rumah kaca akibat deforestasi, degradasi hutan, dan lahan gambut yang dilaksanakan dalam lahan berhutan dan lahan bergambut pada kawasan hutan dan non kawasan hutan, serta pemeliharaan dan peningkatan cadangan karbon disertai dengan manfaat tambahan berupa keanekaragaman hayati, peningkatan kesejahteraan masyarakat adat/local dan peningkatan kelestarian produksi jasa ekosistem lain. Di Indonesia hal ini didukung oleh pemerintah dengan turunnya Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2013 Tentang Badan Pengelola Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca Dari Deforestasi, Degradasi Hutan, dan Lahan Gambut.
Center for International Forestry Research (CIFOR) yang mengkhususkan diri pada penelitian tentang kehutanan, melakukan penelitian terhadap pelaksanaan REDD+ Benefit  Sharing di Peru, Tanzania, dan Indonesia. Untuk di Indonesia, CIFOR bekerjasama dengan Pusat Studi Lingkungan Universitas Sanata Dharma (PSLUSD) yang sudah berlangsung sejak bulan Maret 2014 tentang Determining the Rights to REDD+ Benefits Case of Indonesia.
Dalam rangka pelaksanaan kegiatan itu, pada tanggal 17-26 Juli 2014, sebanyak 10 orang dosen, dan 2 orang mahasiswa dari UKM Mapasadha USD mengikuti  “Training Workshop Opportunities and Challenges for Developing REDD+ Benefit Sharing Mechanisms in Developing Countries” dengan narasumber Dr. Maria Claudia Lopez seorang ahli Natural Resources and Environmental Economicsdari Jurusan Community  Sustainability, Michigan State University, AmerikaSerikat.
Materi pada kegiatan yang juga melibatkan 32 orang mahasiswa Universitas Sanata Dharma, Universitas Atmajaya, dan Universitas Gadjah Mada, dan 16 orang warga desa Terong, Dlingo, Bantul sebagai responden ini adalah pengantar REDD+ project, metodologi penelitian berbasis experimental gamedan household survey(survey rumahtangga), serta latihan penelitian lapangan di Desa Terong, Dlingo, Bantul. Menurut Dr. Titus Odong Kusumajati, M.A. Ketua Tim Peneliti, pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan para peneliti dari Pusat Studi Lingkungan Universitas Sanata Dharma yang akan terlibat dalam penelitian di lapangan dalam rangka pelaksanaan kerjasama yang sudah disepakati bersama antara USD dan CIFOR. (Rio)

  kembali